RENGAT, GORIAU.COM - Marwan Susilo Utoyo (21), warga Dusun Labuh Pendek, Kelurahan Simpang Kelayang, Indragiri Hulu, menjadi korban perampokan saat melintas di jalan yang rusak di jalan lintas barat di Dusun Betanam, Kelurahan Simpang Kelayang, Inhu. Akibatnya, Marwan menderita kerugian Rp37 juta.
Kapolres Inhu AKBP Aris Prsetyo Indaryanto melalui Kasubag Humas Ipda Yarmen Djambak menyebutkan, korban melapor ke Mapolsek Kelayang. "Korban sudah melapor ke Mapolsek Kelayang sehari setelah kejadian, Rabu (25/6/2014). Kasus ini sedang dalam penyelidikan Polsek Kelayang," ujarnya.
Disebutkan Yarmen, dari keterangan korban, tindak pidana perampokan dengan kekerasan yang menimpa dirinya itu terjadi pada Selasa (24/6/2014), sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban dari Kelayang menuju Desa Morong, Kecamatan Sei Lala,
Saat mengendarai sepeda motor, korban melihat 2 orang mencurigai yang mengendarai Suzuki Satria FU warna biru, memakai jaket hitam. Tahu dirinya dibuntuti, korban berhenti di warung minyak eceran di pinggir jalan sambil mengisi bensin.
Setelah 2 orang yang membuntutinya itu lewat, korban merasa aman, lalu melanjutkan perjalanan. Karena jalan rusak, Marwan terpaksa mengendarai sepeda motornya pelan-pelan. Tepat di depan GOR Kelayang,  sepeda motor korban dihentikan pelaku, sambil menodongkan sebuah benda yang diduga senjata api, ke arah keningn korban.
Pelaku kemudian memaksa korban menyerahkan uang miliknya. Takut diketahui orang lain, pelaku memaksa korban mendorong sepeda motornya ke tempat sepi, Di sanalah pelaku menggasak semua uang milik korban dan dompet berisi KTP dan STNK.
"Setelah melancarkan aksinya, pelaku bersama rekannya meninggalkan korban. Atas peristiwa itu, korban menderita kerugian sebesar Rp37 juta," terang Yarmen.jef