SELATPANJANG, GORIAU.COM – Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, mengaku prihatian atas beredar Raskin (beras miskin) yang tak layak konsumsi di tengah masyarakat Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu. Selain bupati, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Meranti Ishak Izrai malah mengaku kesal atas peristiwa itu.

"Saya sangat prihatin dan menyayangkan atas persoalan Raskin yang tidak layak konsumsi yuang diterima masyarakat. Maka dari itu, kita juga sudah melayangkan surat ke Bulog,” ujar Bupati Irwan menjawab wartawan, Rabu (25/6/2014) siang, terkait temuan Raskin yang sudah berbau dan berjamur di Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Meranti, Riau.Kedepan, Bupati Irwan sangat mengharapkan persoalan serupa tidak terjadi lagi di Meranti. Pihkanya meminta Bulog menyalurkan Raskin yang berkualitas dan layak dikonsumsi masyarakat."Persoalan ini sudah sampai ke kita. Masa masyarakat kita diberi Raskin seperti itu. Jadi, inilah yang kita minta pertanggungjawabannya dari Bulog," tegas Irwan lagi.    Di tempat terpisah, Ketua NU Meranti Ishak Izrai ketika ditemui di Desa Tanjung Padang Kecamatan Tasik Putri Puyu, Meranti, Riau, Rabu (25/6/2014) malam mengaku kesal dengan penemuan raskin berjamur itu.Ishak juga meminta kedepannya pihak penyalur harus memastikan betul-betul bahwa raskin yang diberikan ke masyarakat harus layak untuk dikonsumsi. Bukan seperti yang terjadi di Desa Semukut itu."Saya merasa kesal dengan kejadian itu. Seharusnya penyalur memastikan dahulu beras itu layak konsumsi atau tidak sebelum diberikan ke masyarakat. Kita semua mendapat kabar bahwa pada raskin terdapat sejumlah keluhan, harusnya penyalur lebih jeli dengan permasalahan raskin itu," kata Ishak kepada GoRiau.com.Ishak juga meminta kepada seluruh warga Nahdliyin khususnya Kepulauan Meranti untuk ikut sama-sama memantau raskin guna memastikan raskin yang disalurkan itu layak dimakan atau tidak.(zal)