
PEKANBARU, GORIAU.COM - Anggota Polres Kabupaten Kampar Provinsi Riau Aiptu Maryono akan diusulkan kenaikan pangkat dan jabatan setelah berhasil menggagalkan upaya perampokan Bank Rakyat Indonesia (BRI) seorang diri.
"Keberanian dan pengorbanan Aiptu Maryono ini patut menjadi acuan bagi anggota polisi muda. Akibat keberaniannya, Maryono tidak hanya berhasil menyelamatkan brankas BRI, namun juga berkontribusi besar atas penangkapan pelaku perampokan," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Hermansyah di Pekanbaru, Sabtu.
Dia mengatakan, pihaknya hanya tinggal menunggu pengajuan rencana kenaikan pangkat luar biasa dari pimpinan kepolisian di tempat Maryono bertugas..
Untuk mendapatkan apresiasi kenaikan pangkat luar biasa, demikian Hermansyah, tentu ada sejumlah persyaratan.
Salah satunya, kata dia, yakni pimpinan di satuan tempat personel tersebut bertutas harus bisa menunjukan prestasi yang luar biasa atas anggota tersebut.
Nantinya, lanjut Hermansyah, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) juga akan membentuk tim khsus yang bertugas untuk melakukan pengkajian.
"Jika semua unsur telah lengkap, maka kenaikan pangkat luar biasa bisa diberikan terhadap anggota tersebut," katanya.
Hal itu menurut dia berlaku untuk seluruh anggota Polri dimanapun bertugas termasuk juga untuk Aiptu Maryono.
"Kalau dilihat dari pengorbanan yang dilakukan Maryono dalam menggagalkan upaya perampokan di BRI Cabang Pantai Cermin, Kampar, memang hal itu sangat luar biasa. Bahkan akibat keberaniannya, Maryono harus mengalami pecah tempurung kepala," katanya.
Upaya perampokan yang dilakukan Briptu S menurut Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah, terjadi pada Jumat (26/4) sekitar pukul 11.45 WIB..
Pelaku mendatangi Kantor BRI Cabang Pantai Cermin Kabupaten Kampar dan menodongkan senjata api kepada Briptu Dedi yang bertugas menjaga keamanan perbankan itu.
Namun rencana perampokan itu gagal setelah Aiptu Maryono nekat menghadang Briptu S dengan penyamaran sebagai nasabah. Antara pelaku dengan Maryono sempat terjadi baku tembak.
Briptu S akhirnya berhasil diamankan setelah dua peluru polisi menembus kedua kakinya. Sementara Aiptu Maryono mengalami pecah tempurung tengkorak setelah menerima hantaman gagang senjata api pelaku.(fzr)