SELATPANJANG - Forum Diskusi Pemuda Meranti dengan tema "Perspektif Pemuda Meranti Terhadap Ajang Bujang dan Dara Kepulauan Meranti" sudah terlaksana dengan baik.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 3 Juli 2019 di Ballroom AKA Meranti itu menimbulkan pro dan kontra di masyarakat karena tema yang diangkat dianggap ambigu, namun setelah dijelaskan oleh Mohd. Trinanda Putra (ketua IPRY-KKM) selaku penyelenggara diskusi ini akhirnya terjawab pertanyaan serta dugaan masyarakat terhadap latar belakang diskusi ini diadakan.

"Terimakasih IPRY-KKM ucapkan kepada komunitas dan organisasi yang berkontribusi dari awal hingga akhir diskusi serta rasa bangga kami kepada komunitas dan organisasi yang mampu berpikir objektif dan mengerti tujuan forum pemuda ini dibuat. Kami tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menjatuhkan satu pihak mana pun, kami sebagai mahasiswa memang seharusnya mengontrol sosial dan memberi ide-ide terbaik untuk kemajuan daerah," ujarnya.

Kata Mohd. Trinanda Putra pula, Forum pemuda Meranti ini diadakan oleh IPRY-KKM sebagai wadah untuk menampung perspektif dan aspirasi dari pemuda Meranti terhadap efisiensi ajang bujang dara ini.

"Diskusi ini bertujuan untuk menyelesaikan polemik di masyarakat sehingga dapat mendukung serta antusias terhadap Ajang Bujang Dara dan bukti kepedulian pemuda dengan ajang ini sebagai penentu perwakilan dari pemuda Meranti," ungkapnya.

Trinanda juga menjelaskan adapun permintaan dari hasil forum yang disepakati oleh perwakilan pemuda adalah: 1. Ajang bujang dara lebih diperketat persyaratannya untuk mengutamakan anak daerah sehingga bermanfaat untuk mereka. 2. Bujang dan dara sebagai perwakilan pemuda Meranti turut mempromosikan budaya melayu sebagai budaya asli Kabupaten Kepulauan Meranti. 3. Meminta untuk ditambahkan persyaratan peserta bersih dari narkoba 4. Mengharapkan agar bujang dan dara senantiasa berbaur dengan masyarakat untuk mengimplementasikan ilmunya dengan membuat agenda yang melibatkan masyarakat. 5. Mengharapkan ada perwakilan peserta ajang Bujang dan Dara dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Trinanda juga menuturkan bahwa IPRY-KKM mendukung Disparpora sebagai penyelenggara ajang ini, karena ajang ini bermanfaat untuk anak daerah sendiri, ajang ini mampu membuat anak daerah mengenal sejarah, wisata dan pengetahuan lainnya.

"Di sini kita berkumpul untuk bersilaturahmi dan bertukar pikiran sebagai pemuda Meranti agar mampu berkontribusi memberi ide-ide terbaik untuk kepentingan generasi kita dan Meranti yang lebih baik," tutur Mohd. Trinanda Putra.

Setelah hasil diskusi disampaikan kepada ketua pelaksana Ajang Bujang dara di hari berikutnya, Ia menanggapinya.

"Terimakasih atas masukannya, Saya juga nak memberikan pandangan untuk tiap-tiap poin yang disampaikan itu. Untuk poin 1, alhamdulillah dari awal pelaksanaan bujang dara Meranti selalu mengutamakan anak daerah. Seperti yang sudah disampaikan. Poin 2. Sudah dilakukan dari awal bujang dara berdiri. Malah selalu melibatkan LAMR Meranti untuk meminta masukan dan tunjuk ajar budaya melayu. Poin 3. Sudah kita usulkan, namun takutnya jadi memberatkan peserta, karna tes narkoba nya cukup besar biaya yang harus dikeluarkan. Mengingat menimbang masyarakat kita ada yang mampu mengeluarkan biaya segitu, ada juga yang seharusnya biaya segitu dapat untuk membantu kehidupan sehari-hari nya. Namun ke depan, mudah-mudahan ada anggaran yang dapat menanggung biaya tes narkoba tersebut. Tapi untuk bujang dara terpilih itu pasti melakukan tes tersebut di provinsi, karna pihak Provinsi yang menanggung biaya tes narkoba. Inshaa Allah semua terbebas dari narkoba. Poin 4. Mulai dari awal hingga sekrang bujang dara selalu berbaur dengan masyarakat, melibatkan masyarakat juga dalam kegiatan. Mungkin ada sedikit orang yang kurang tau hal ini. Bisa kami pahami, Poin 5. Harapan kami sama, malah ini yang kami mau. Alhamdulillah dari tahun ke tahun terus meningkat peserta dari seluruh kecamatan yg ade di Meranti ni. Alhamdulillah respon masyarakat ke bujang dara ini sangat baik, malah selalu dinanti-nantikan. Dan tahun ini terbukti dengan adanya peningkatan peserta dari beberapa kecamatan yang ada di Meranti ini," ungkapnya.

Kemudian, harapan akhir semoga ke depannya bisa menjalankan komunikasi dgn lebih baik, sam-sama bisa melakukan hal terbaik dari bidang masing-masing.

"Inshaa Allah dari awal berdiri hingga sekarang, bujang dara Meranti banyak memberikan prestasi bagi daerah yang kita cinta ni. Dari tahun ke tahun terus meningkat kualitasnya, hingga sekrang terus menjadi acuan bagi daerah lain karna prestasi yang sudah diukir," pungkasnya. (rls)