JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menduga adanya kecurangan input data di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Lewat Twitter pada akun @fadlizon, politikus yang dikenal dekat dengan Prabowo Subianto itu mem-posting sebuah video tentang kesalahan input data hasil suara Pilpres 2019 di Nusa Tenggara Barat.

"Ini contoh kecurangan saat input data @KPU_ID #KawalSuara02AmankanC1," tulis Fadli.

Di sana tampak perbedaan data antara input angka oleh KPU dengan C1 untuk TPS 17 Jempong Baru Sekarbela Kota Mataram.

Ads
KPU disebut memasukkan data suara 01 (Jokowi - Ma'ruf) sebesar 18. Sementara suara 02 (Prabowo - Sandi) 159. Namun, di form C1 suara Prabowo 189. "Kurangnya jauh sekali nih," terdengar suara narator dalam video tersebut.***