PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menunjuk PT Pertamina sebagai pemegang izin eksplorasi ladang minyak Blok Kampar yang terbentang di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu) pada bulan lalu. Namun, usaha Pelalawan untuk mengelola Blok Kampar sepertinya terus berlanjut.

Dikatakan Bupati Pelalawan, HM Harris, Pelalawan akan tetap terus memperjuangkan porsinya. Menurutnya, Pelalawan memiliki celah untuk bisa masuk dan menjadi pengelola Blok Kampar sebagai mitra Pertamina.

"Kita tetap memperjuangkan porsi Pelalawan, dalam hal ini BUMD kita. Yang jelas kita memintanya kepada Pertamina dan ESDM," katanya, kemarin.

Dijelaskannya, untuk BUMD telah mempersiapkan presentasi konsep pengelolaan Blok Kampar, tentunya jika sewaktu-waktu diminta oleh Pertamina maupun ESDM.

"Apalagi produksi dari ladang minyak di Blok Kampar kecil, sekitar 1.600 barel perhari. Tentu kondisi ini akan membuat Pertamina berfikir," ujarnya.

Melihat biaya produksi lebih tinggi dari hasil yang didapat, sambung Bupati Harris, melalui celah ini Pelalawan bisa masuk dan menjadi pengelola Blok Kampar sebagi mitra Pertamina.

"Peluang kita masih banyak. Saat ini komunikasi tetap kita lakukan dan niat kita sudah kita sampaikan," tandasnya.(***)