PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepolisian Sektor (Polsek) Tenayan Raya berhasil meringkus enam orang yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Satu diantaranya diduga adalah pengedar yang kerap 'main' di tempat hiburan malam, sedangkan lima lainnya diduga merupakan kurir sabu. Parahnya lima orang diantara mereka diciduk saat tengah fly, usai mengkonsumsi sabu.

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Meilki Bharata, yang ditemui GoRiau.com di ruangannya, Minggu (28/6/2015) sore mengatakan, awal penangkapan enam orang ini, ketika polisi memperoleh informasi bahwa ada seorang pengedar yang sedang dicari bernama Doni alias Tempong (33), berada di jalan Singgalang. "Kita langsung bergerak dan mengamankan yang bersangkutan," terang Kapolsek.

Saat digeledah, polisi menemukan 15 paket sabu seharga Rp300 ribu, dua paket sabu seharga Rp200 ribu dan uang tunai Rp2.540.000. "Kita geledah lagi dan berhasi menemukan tujuh paket sabu Rp300 ribu dan lima paket sabu senilai Rp100 ribu yang disimpannya di dalam helm yang ia kenakan," papar Meilki.

Dari hasil keterangan Tempong inilah polisi akhirnya berhasil membekuk lima rekan lainnya. Tepat pada pukul 23.30 WIB, Sabtu (27/6/2015) malam tadi, anggota lalu bergerak ke koskosan di jalan Kampar Gg Kampar 8, kelurahan Tanjung Rhu, kecamatan Limapuluh. Disinilah lima orang lainnya yakni Indra (29), Santoso (25), Ewarki (21), Rizki (23) serta seorang wanita bernama Priska (22) tertangkap tangan saat sedang fly.

Mereka diduga usai mengkonsumsi sabu di kosan ini. Pasalnya petugas menemukan satu paket sabu yang telah digunakan, alat penghisap sabu serta satu unit timbangan digital. "Saat diamankan, mereka masih dibawah pengaruh sabu. Kita langsung bawa mereka ke Mapolsek untuk diperiksa dan dilakukan penyelidikan," urainya.

Pengakuan si pengedar Tempong, ia kerap menjajakan sabu di sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru. Sementara peran rekannya, diduga adalah kurir alias perantara. Ini diperkuat dengan pengakuan tiga orang diantara mereka yakni Indra, Santoso dan Priska, yang ternyata berprofesi sebagai waiters (pengantar minuman,red) di SP International (Ozon,red), jalan Jenderal Sudirman. (had)