
BENGKALIS, GORIAU.COM - Tekad Pemkab untuk menjadikan Bengkalis sebagai pusat pendidikan diyakini bakal terwujud, jika empat pilar bisa diterapkan untuk mewujudkan misi dan visi Bengkalis.
''Empat pilar harus bisa dilaksanakan. Konsep pendidikan harus terpadu, perguruan tinggi tidak hanya sekedar mendapatkan ilmu pengetahuan, tapi juga sebagai pusat informasi dan harus ada cyber city,'' ujar Bupati Herliyan Saleh saat membuka seminar sehari menuju pusat pendidikan yang ditaja Dinas Pendidikan Bengkalis, Kamis (27/12/2012) di Gedung Daerah.
Empat pilar ini, menurut Bupati, jika terlaksana dengan baik, maka mimpi mengembalikan Bengkalis sebagai pusat pendidikan akan terwujud.
Saat ini, tambahnya, perguruan-perguruan tinggi yang ada di Indonesia arahnya baru konsen pada pendidikan, tapi belum mengarah pada riset dan kajian-kajian.
''Dijadikannya Bengkalis sebagai pusat pendidikan karena kita menyadari bahwa kita bisa seperti sekarang ini. Saya bisa jadi bupati dan lainnya karena pendidikan kita maju. Makanya saya komit bahwa pendidikan adalah prioritas yang paling tinggi,'' jelasnya.
Selain itu, di Indonesia, belum ada perguruan tinggi yang terpadu, aman dan nyaman serta hanya konsentrasi pada pendidikan, belum mengarah pada riset. ''Ini yang akan kita lakukan di Bengkalis konsep kita adalah pendidikan terpadu karena di Bengkalis punya berbagai komiditi yang bisa dijadikan bahan riset dan penelitian,"ujar Herliyan. (jfk)