TELUKKUANTAN - Siapa yang tak emosi melihat hasil kerja keras berhari-hari hilang begitu saja. Seperti itu yang dirasakan Seprijon (43), warga Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Karet hasil menyadap beberapa hari hilang begitu saja. Ketika dicari, ternyata sudah ada di kolam sang toke. Peristiwa ini dialami Seprijon pada Senin (29/5/2017) sore, sekitar pukul 17.30 Wib.

Ketika itu, karet yang direndam di sebuah sungai dekat rumah tidak lagi ia temukan. Kemudian, ia mencari ke kolam sang toke. Seprijon kaget, karetnya ada di kolam tersebut.

Melihat itu, Seprijon langsung menanyakan kepada RH (39), sang toke karet, darimana asal usul karet tersebut. RH mengaku bahwa karet tersebut ia beli dari Al.

Mendapat informasi tersebut, Seprijon melapor kepada perangkat desa. Bersama masyarakat, Seprijon mengepung rumah Al yang juga warga Pebaun Hulu. Al pun diamankan warga dan langsung diserahkan ke Polsek Kuantan Mudik.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kapolres Kuansing, AKBP Dasuki Herlambang, SIk, MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan.

"Karet yang dicuri 18 Kg dengan kerugian sebesar Rp90 ribu. Saat ini, petugas sedang mendalami motif pelaku," pungkas Lumban saat ditemui di Telukkuantan, Selasa (30/5/2017) siang.***