
BENGKALIS - Pemkab Bengkalis melalui Dinas Kesehatan menyiapkan 2 rumah tunggu kelahiran (RTK), satu diantaranya di Duri dan satunya lagi di pulau Bengkalis. RTK ini suatu tempat yang berada di dekat fasilitas kesehatan yang dapat digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi ibu hamil dan pendamping (suami, keluarga, kader) sebelum dan setelah ibu bersalin.
Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Mohammad Sukri mengatakan tujuannya dibangun RTK ini untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir sehingga terjadi peningkatan jumlah persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan serta menurunkan kasus komplikasi pada ibu hamil, bersalin dan nifas serta bayi baru lahir.
Dijelaskannya, tahun 2016 silam RTK ini di bangun, 1 di RTK Harapan Bunda di belakang RSUD Bengkalis. RTK ini memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah UPT Puskesmas Bengkalis, Pematang Duku, Selat Baru, Teluk Pambang, Sungai Pakning, Tenggayun, Lubuk Muda, Sadar Jaya, Batu Panjang, Teluk Lecah, Tanjung Medang.
Sementara RTK Mandau berlokasi di Duri untuk melayani masyarakat di wilayah UPT Puskesmas Duri Kota, Sebangar, Balai Makam, Sebanga, Muara Basung dan Serai Wangi.
"Keberadaan 2 RTK cukup tanggapan positif dari masyarakat Kabupaten Bengkalis sebagai upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian Ibu melahirkan dan menurun angka kematian bayi khususnya di Kabupaten Bengkalis," imbuh M Sukri kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Selasa (14/2/2017).
Kepala Dinas Kesehatan berharap, dengan adanya Rumah Tunggu Kelahiran ini diharapkan semua ibu hamil yang terdeteksi berisiko tinggi dan perlu penanganan tenaga medis dapat dengan cepat dan tepat tertangani karena RTK ini berada dekat dengan Rumah Sakit Umum.
"Tercatat, 2016 lalu sebanyak 48 kasus sudah memanfaatkan fasilitas RTK ini dengan berbagai kasus yang terbanyak adalah kasus Preeklamsia dan kelainan letak, CPD dan Post Term dan 2017 hingga saat ini tanggal 14 Februari 2017 sudah 5 orang sudah memanfaatkan fasilitas RTK ini," imbuhnya lagi.
Setiap pasien yang mengalami komplikasi akan dirujuk ke rumah sakit oleh bidan koordinator di Puskesmas, jika di rumah sakit belum dilakukan tindakan pasien akan diinapkan di RTK, dalam proses rujukan tersebut biaya transportasi baik pasien, 1 orang pendamping dan 1 petugas pengantar akan ditanggung/diganti oleh pemerintah.
"Dan selama di RTK makan dan minum pasien dan 1 orang pendamping akan ditanggung. Jadi dalam Program Jaminan Persalinan ini tidak adalagi kendala bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Bengkalis untuk melahirkan baik di rumah maupun di Rumah Sakit, semuanya ditanggung pembiayaan oleh pemerintah," tuturnya.
Seiring dengan telah berjalannya program RTK di Kabupaten Bengkalis sejak tahun 2016 yang lalu pada hari Senin, tanggal 13 Februari 2017 Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu melakukan kunjungan kerja dan pembelajaran RTK ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.
Kedatangan rombongan itu disambut langsung oleh H. Mohammad Sukri SH selaku Kepala Dinas Kesehatan, Irawadi SKM MPH yang merupakan kepala bidang kesehatan masyarakat, Dona Riska SKM Kasi Kesga dan Gizi membahas tentang Teknis pelaksanaan RTK yang telah berjalan di Kabupaten Bengkalis.
Hadir dalam kunjungan Tersebut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu, Zul Afril, S.Sos, MPH yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu berserta staf sebanyak 6 orang.
"Kunjungan mereka bertujuan mencari referensi mengenai pengelolaan RTK yang baru akan dimulai tahun ini dan pada kesempatan itu juga dilakukan kunjungan langsung ke RTK Harapan Ayah Bunda yang terletak di Kelapapati Darat Bengkalis. RTK yanga ada sudah baik, namun perlu di tambah fasilitas-fasitas yang cukup baik agar masyarakat yang menggunakan RTK merasa nyaman dan merasa seperti rumah sendiri. Beliau juga menambahkan perlu sosialisasi dan kordinasi yang berkesinambungan agar penggunaan RTK tepat sasaran dan membantu secara program dalam menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Bengkalis," tutupnya. *** #Klik di Sini Baca Berita BENGKALIS