
DURI - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Riau sudah turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah rumah sakit, puskesmas dan klinik kesehatan yang ada di Kecamatan Mandau dan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Dari hasil sidaknya belum menemukan peredaran vaksin palsu.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis, M Sukri saat dikonfirmasi GoRiau.com, Jumat (15/7/2016) pagi di Kota Dumai menjelang berangkat ke Rupat Utara.
"BPOM bersama tim lintas sektor juga sudah turun melakukan sidak di Mandau dan sekitarnya. Tidak ada ditemukan vaksin palsu seperti yang dikhawatirkan masyarakat," kata M Sukri.
Selain itu juga, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, lanjut Sukri, sudah menyurati seluruh kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis untuk menindaklanjuti surat Kementrian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pencegah dan Pengendalian Penyakit nomor TU.02.06/D.I/II.4/912/2016 tanggal 24 Juni 2016.
Dan selanjutnya surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau nomor 443/P4L-Survey/VI/2016/3175 perihal Surat Edaran Terkait Vaksin Palsu yang ditemukan disejumlah apotek, rumah sakit, dan pelayanan swasta yang saat ini ditangani oleh Bareskrim Mabes POLRI.
"Diketahui ada beberapa vaksin ang dipalsukan yaitu, BCG, Campak, Polio, Hepatitis B, dan Tetanus Toxoid. Untuk mencegah terjadinya peredaran dan pemberian vaksin palsu dimasyarakat, di unit pelayanan kesehatan swasta pelaksana imunisasi dan lain sebagainya, maka kita menyurati seluruh kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis," ujar Sukri lagi.***