PEKANBARU – Pengurus Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) Kota Pekanbaru resmi dilantik pada Minggu (22/6/2025) sore di GOR Bumi Sejahtera, Simpang Tiga, Pekanbaru. Pelantikan tersebut menjadi langkah awal untuk mengaktifkan kembali peran mantan atlet dalam pembinaan voli di tingkat lokal.

Ketua Umum MAVI Kota Pekanbaru, Levki, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program, termasuk rencana menggelar kejuaraan voli U17 pada September atau Oktober mendatang. Kejuaraan ini merupakan bagian dari program nasional MAVI yang menargetkan pembinaan atlet usia muda di kelompok U15 dan U17.

“Alhamdulillah kami pengurus MAVI Kota Pekanbaru sudah dilantik. Kami sangat bangga karena pelantikan ini juga dihadiri perwakilan dari MAVI Pusat. Kami berharap bisa mendapat dukungan penuh dari MAVI Riau dan MAVI Pusat, terutama dalam pelaksanaan kejuaraan nanti,” ujar Levki kepada GoRiau.

Saat ini, MAVI Pekanbaru memiliki 43 anggota yang telah resmi dilantik. Dalam masa kepemimpinannya selama empat tahun ke depan, Levki menargetkan Kota Pekanbaru bisa mengirimkan minimal satu tim voli putra atau putri ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

“Kami juga akan menjalin sinergi dengan PBVSIKota Pekanbaru. Beberapa pengurus kami juga terlibat di PBVSI, jadi kami akan terus berkolaborasi,” ujarnya.

Ketua Umum MAVI Korwil Riau, Welly Hardi, menyampaikan bahwa terbentuknya MAVI di tingkat kota/kabupaten akan sangat membantu pengembangan voli di tingkat provinsi. Ia menambahkan, dari 12 kabupaten/kota di Riau, sekitar 60 persen sudah dijajaki untuk pembentukan MAVI daerah dan proses pelantikan akan dilakukan secara bertahap.

“Tanpa dukungan kabupaten dan kota, MAVI Riau tidak akan berkembang. Kami berharap dengan terbentuknya MAVI Pekanbaru, ke depan akan ada kejuaraan-kejuaraan tingkat provinsi yang bisa melahirkan bibit atlet dari daerah,” kata Welly.

Menurutnya, MAVI memiliki mandat dari PBVSI pusat untuk menjadi mitra dalam mencari dan membina atlet-atlet pemula, khususnya di cabang voli indoor dan voli pasir usia U15 dan U17. MAVI juga akan terlibat langsung dalam penyelenggaraan kejuaraan di tingkat daerah.

Sementara itu, Koordinator Bidang Organisasi MAVI Pusat, Soeyono Rekso Suprojo, mengatakan bahwa Pekanbaru menjadi salah satu kota tercepat di Indonesia dalam membentuk struktur organisasi MAVI daerah. Ia menyebut, dari 16 koordinator wilayah (Korwil) MAVI se-Indonesia, baru Jawa Barat dan Riau yang sudah memiliki MAVI tingkat daerah.

“Ini menjadi kebanggaan. Provinsi sebesar Jawa Timur saja belum punya MAVI daerah, tapi Riau sudah. Ini bukti keseriusan Riau dalam membina voli,” kata Soeyono.

Ia menegaskan bahwa MAVI bukan pesaing PBVSI, tetapi mitra strategis dalam mencari dan menyiapkan bibit atlet muda. Ia berharap MAVI daerah, termasuk Pekanbaru, berani menjangkau pelosok untuk mencari atlet muda berbakat yang bisa menjadi penerus atlet nasional.

“Voli sudah menjadi tren olahraga di bawah sepak bola. MAVI harus menjadi garda depan dalam pembinaan, agar muncul bibit-bibit baru seperti Megawati dan lainnya,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, MAVI Pekanbaru resmi menjadi bagian dari struktur MAVI nasional dan siap mendukung program PBVSI dalam pembinaan voli usia muda di Indonesia.. ***