SELATPANJANG, GORIAU.COM - Jumat (14/11/2014) malam dua orang warga Kepulauan Meranti ditemukan tergeletak bersimbah darah di Simpang Tengkorak Tebing Tinggi Barat. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian ini.


Menurut keterangan saksi, Sudirwan (34), kepada wartawan mengatakan, dua warga Kelurahan Selatpanjang Timur, Jeman (34) warga jalan Sepaya dan Ali (40) warga Jalan Akasia, ditemukan sekitar pukul 19:00 WIB. Keduanya ditemukan tergelatak dengan luka parah di bagian kepala di Jalan lintas dekat Simpang Tengkorak, Desa Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.
Katanya lagi, Jeman mengalami luka parah di bagian belakang kepala dan Ali berlumuran darah yang keluar dari bagian telinga.
Kedua korban ini pun sudah dilarikan ke RSUD Jalan Dorak, Kota Selatpanjang untuk mendapat perawatan.
"Ketika ditemukan kedua korban sudah tergeletak di jalan, sepeda motor terparkir baik di pinggiran jalan. Di lokasi juga ditemukan gerobak motor berisi penuh kayu (papan, red) tanpa diketahui pengendaranya (pemilik, red)," katanya.
Sementara itu, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian di simpang yang terkenal angker itu. Sebab, hingga pukul 21.45 WIB, polisi masih melakukan pemeriksaan.
Sewaktu melintas di Jembatan Sungai Perumbi Alai Selatan, Jumat malam itu memang terlihat beberapa gerobak mengangkut hasil hutan (papan, red) menuju ke arah kota Selatpanjang.(zal)