DUMAI - Hujan yang turun secara terus menerus di Kota Dumai, Riau, sejak Senin (23/1/2017) hingga hari ini membuat sejumlah daerah mengalami banjir hingga ketinggian 40 centimeter. Air pun masuk hingga ke dalam rumah masyarakat di Kelurahan Ratu Sima dan Simpang Tetap Darul Ichsan. (SDTI).

Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup), wilayah yang mengalami banjir parah dengan ketinggian air sampai 40 centimeter, seperti di Jalan Sadar, Budi Dharma, Meranti Laut, Markisa, dan Perumahan BTN Asri, yang masuk Kelurahan SDTI. Begitu juga Jalan Sungai Teras dan Meranti Darat, yang masuk Kelurahan Ratu Sima.

Terlihat Camat Dumai Barat, Plt Kabag Humas Setdako Dumai, Kabid Sumber Daya Air dan Kabid Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), turun langsung melihat kondisi banjir kedua kelurahan tersebut.

Plt Kabag Humas Setadako Dumai Riski Kurniawan mengatakan, hujan yang turun selama delapan jam hari ini mengakibatkan sejumlah ruas jalan masih digenangi air. Bahkan sejumlah wilayah di Dumai banjir hingga membuat aktifitas masyarakat terganggu.

"Hari ini kita sudah pantau bersama-sama, lokasi genangan air di Jalan HR Soebrantas, Sudirman, Sultan Syarif Kasim, Kamboja, Teratai, Tenaga, Sukajadi, Budi Kemuliaan, Sultan Hasanuddin (Ombak), Pasar Pulau Payung, dan Pangkalan Sesai. Kita berharap, instansi terkait segera turun mencarikan solusinya," katanya.

Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Dumai Bambang Surianto kepada GoRiau.com mengatakan, ketinggian air mencapai lulut orang dewasa atau sekitar 40 centimeter. Pihaknya akan menurunkan alat berat untuk mencari penyebab aliran air yang tidak lancar yang mengakibatkan banjir.

"Besok kita akan menggali parit (drainase) yang tersumbat besok di Kelurahan STDI dan Ratu Sima. Dilanjutkan pengalian di parit Ring Road TPI, dimana ada batu besar yang menyumbat dan diangkat menggunakan alat berat," ujarnya, Selasa (24/1/2017) usai meninjau daerah tersebut.

Ditempat terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Dumai Muhammad Nasir menjelaskan, setelah survei lapangan yang dilakukan hari ini besok diturunkan alat berat, untuk mengantisipasi ketinggian air yang akan semakin bertambah jika Dumai masih diguyur hujan.

"Banjir yang terjadi diduga karena drainase yang tersumbat atau tidak lancar, akibat adanya ranting dan bebatuan. Dengan turunnya alat berat diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir yang terjadi di kedua kelurahan tersebut," jelasnya kepada GoRiau.com.

Baca Juga:

- Ada 'Sungai' Menyeberang di Jalan Lintas Duri-Dumai

- Hujan Deras, Air Genangi Jalan dan Rumah di Dumai Sampai 30 Centimeter

Hingga berita ini diterbitkan kondisi ketinggian air pada kedua kelurahan tersebut masih tinggi, meskipun hujan sudah tidak lagi turun.*** #KLIK Disini Untuk Baca Berita DUMAI