PEKANBARU, GORIAU.COM - Dalam memilih pemimpin, orang Melayu punya dua hal yang penting dan wajin diperhatikan. Yakni, orang yang bisa memberi ketauladanan dan orang yang bisa memberi kemakmuran.

''Dua hal ini sangat penting atau menjadi kreteria bagi masyarakat Melayu dalam memilih pemimpin, tentunya ini bisa menjadi acuan dalam Pilgubri,'' kata sastrawan dan budayawan Riau, Syaukani Al Karim.

Pemimpin yang tauladan, kata Syaukani, karena pemimpin tersebut menjadi tuntunan suri taladan yang patut ditiru oleh masyarakatnya.

Sedangkan seorang pemimpin yang bisa memberi kemakmuran, sambung Syaukani, memang itulah menjadi tugas pemimpin terhadap masyarakatnya. ''Dua hal penting di atas juga menjadi tugas yang harus dilakukan oleh gubernur Riau ke depannya,'' ujar Syaukani.

Selain dua hal tersebut, ucap Syaukani, ada juga hal tambahan yang menjadi perhatian bagi orang Melayu dalam memilih pemimpin. Di antara adalah: orang yang takwa kepada tuhan, orang yang elok rupa, orang yang darmawan, orang yang elok ingatannya, orang yang sederhana dan orang yang elok pemikirannya.

''Enam kreteria ini hanya tambahannya, yang terpenting wajib hukumnya dalam memilih pemimpin dalam kehidupan Melayu adalah orang yang memberi ketauladanan dan bisa memberi kemakmuran,'' ungkap Syaukani.

Ditanya apa lima Cagubri saat ini memenuhi kreteria tersebut? Syaukani menjawab, ''Kelima Cagubri itu ada nilai plus dan minusnya, jadi tak bisa kita katanya salah satu calon memenuhi kreteria tersebut." (nti)