PEKANBARU - Sejak Januari hingga 1 Maret 2020, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau lebih kurang 423,30 hektar (ha). Bahkan, pasca penetapan status siaga darurat bencana karhutla oleh Gubernur Riau, Syamsuar, 11 Februari 2020, karhutla semakin bertambah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger kepada GoRiau.com, Senin (2/3/2020) mengatakan, kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Siak yakni 140,85 ha. Disusul Kabupaten Bengkalis seluas 97,8 ha dan Kabupaten Indragiri Hilir seluas 57,6 ha. Lalu, Kota Dumai seluas 49,3 ha.

Sedangkan kabupaten dan kota lainnya, Kabupaten Indragiri Hulu seluas 35,75 ha, Kabupaten Kepulauan Meranti seluas 16 ha, Kabupaten Rokan Hilir seluas 11,25 ha, Kota Pekanbaru seluas 6,5 ha, Kabupaten Pelalawan seluas 5,5 ha, dan Kabupaten Kampar 2,75 ha. Sementara Kabupaten Rokan Hulu dan Kuantan Singingi masih nihil.

Kalau dirinci per kabupaten dan kota, Karhutla di Kabupaten Indragiri Hulu di Desa Penyaguan, Kec. Batang Gangsal seluas kurang lebih 7 ha dan di Desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang seluas kurang lebih 7 ha. Di Kabupaten Siak, yaitu di Dusun Air Jambai RT03/RW02, Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis seluas kurang lebih 23 ha, dekat Sekolah MI Kampung Tengah, Kecamatan Mempura seluas kurang lebih 0,5 ha, dan Dusun I Mengkapan Dekat Sungai Manual RT01/RW01, Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit seluas kurang lebih 8 ha.

Lalu, di Kabupaten Bengkalis, seperti di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat seluas kurang lebih 5 ha, Jalan Suka Tani RT03/RW01, Dusun Resam, Desa Resam Lapis, Kecamatan Bantan seluas kurang lebih 1 ha, dan di perbatasan Jalan Tegar Ujung RT05/RW17, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau dengan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir seluas lebih kurang 1 ha.

Di Kabupaten Pelalawan, yakni di Dusun Pematang Tengah, Desa Makteduh, Kecamatan Kerumutan seluas lebih kurang 0,5 ha. Di Kabupaten Indragiri Hilir, yaitu di Parit Kalimantan, Desa Semambu Kuning, Kecamatan Gaung seluas lebih kirang 0,5 ha, di Desa Kelapa Pati Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong seluas lebih kurang 2,5 ha, dan di Dusun Tasik RT12/RW05, Desa Bente, Kecamatan Mandah seluas lebih kurang 1 ha. Terakhir di Kabupaten Rokan Hilir di Jalan Sempadan, Dusun Rokan Jaya, Desa Mumugo, Kecamatan Tanah Putih meluas lebih kurang 6 ha dari 2 ha dan bertambah di Dusun III RT01/RW01, Desa Air Hitam, Kecamatan Pujud seluas 2 ha.

"Upaya pemadaman terus dilakukan untuk Riau bebas kabut asap. Kita juga terus memberikan semangat personel di lapangan untuk terus berjuang memadamkan api," jelas Edwar. ***