TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Indragiri Hilir (Inhil), di mulai sekitar pukul 09.34 WIB. Pargelaran drama kolosal pahlawan Letnan M Boya di suguhkan oleh siswa siswi dari SMAN 1 Tembilahan Hulu menjadi tanda dimulainya upacara sakral yang dipusatkan di lapangan Gajah Mada Tembilahan, Senin (17/8/2015).

Setelah penceritaan sejarah singkat perjuangan Letnan M Boya dalam menjaga Negeri Seribu Parit dari penjajah ditampilkan, Inspektur Upacara yaitu Bupati Inhil, HM Wardan kemudian mengambil tempat dan Komandan Upacara, AKP Ade Zamrah yang merupakan Kasatreskrim Polres Inhil langsung melaporkan bahwa upacara siap dimulai.

Usai menerima laporan dari komandan upacara, Bupati kemudian menyerahkan teks proklamasi kepada Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam.

Tepat pukul 09.45 WIB, Ketua DPRD langsung membacakan naskah teks proklamasi. Seperti yang telah dibacakan Presiden pertama RI, Soekarno, pada 70 tahun lalu, Dani pun membacakan isi teks tersebut dari bait per baitnya hingga usai.

Selanjutnya, momen yang dinantikan pun tiba, yaitu pengibaran sang saka merah putih. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan para pelajar setingkat SMA yang terpilih dari 20 kecamatan se Inhil serta gabungan Kodim 0314 dan Polres Inhil pun memasuki lapangan upacara.

Berbaris dengan rapi dan seirama menuju halaman tengah lapangan. Raudatul Jannah, siswi SMAN 1 Tembilahan Hulu pun langsung menaiki tangga sambil membawa baki untuk menerima duplikat bendera pusaka dari Bupati Inhil, HM Wardan.

Setelah bendera Merah Putih diterima, pasukan 8 yang bertugas mengawal pengibaran bendera pun menuju ke tiang bendera. Tak sampai 5 menit, bendera Merah Putih berhasil dibentangkan oleh‎ M Erwin siswa MAN Sabilal Muhtadin Tembilahan Hulu, Muhammad Cahyadi Rustam, siswa MAN Tembilahan dan Samsudin, siswa SMA Ashabul Mukminin Concong.

Proses sakral yang penuh haru itu, diakhiri dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara, HM Wardan.(adv)