
TEMBILAHAN, GORIAU.COM -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk lebih memprioritaskan anggaran pembangunan infrastruktur dasar. Hal ini dipandang sangat perlu sejalan dengan upaya pencapaian Inhil Berjaya dan Gemilang 2025.
Permintaan ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Inhil, Ir Feriandy saat ditemui di gedung DPRD, Jalan HR Subrantas, Tembilahan. Dikatakannya, hingga saat ini masih banyak desa di Inhil yang belum menikmati kebutuhan infrastruktur dasar, seperti ketersediaan listrik dan air bersih.
''Program ini seharusnya menjadi prioritas pembangunan ke depan. Kita berharap, tahun ini infrastruktur dasar dapat prioritas dalam penganggaran. Bagaimana kita bisa mewujudkan Inhil Berjaya dan Gemilang 2025 jika kebutuhan vital ini belum terpenuhi,'' kata Feriandy.
Ketersediaan fasilitas penerangan, ujar politisi Golkar Inhil ini, kini menjadi kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak. Dengan dipenuhinya kebutuhan listrik, tentunya akan banyak memberikan kemudahan berbagai aktivitas masyarakat.
''Para pelajar tidak bisa lagi mengandalkan lampu minyak tanah untuk belajar atau mengerjakan berbagai tugas sekolah di malam hari. Industsri rumahan bisa digalakkan menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga dan efeknya tentu akan memberikan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan,'' ujar Feriandy.
Di samping listrik, lanjutnya, kebutuhan air bersih juga amat sangat dirasakan mendesak, khususnya di daerah-daerah pesisir. Topografi daerah pesisir yang berdekatan dengan bibir pantai menyebabkan air bersih, terutama untuk kebutuhan rumah tangga dan air minum menjadi barang langka. Untuk sekedar memenuhi kebutuhan ini, masyarakat terpaksa harus mengeluarkan tambahan biaya yang tidak sedikit.
Apalagi menurut Fery, penyediaan air bersih ini akan sejalan dengan pencapaian target RPJMN 2010-2014 Nasional dan MDGs 2015 dimana Riau bersama 30 provinsi lainnya telah berkomitmen untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi pengelolaan program besar sektor air minum dan sanitasi ini.
''Dengan ketersediaan air bersih diharapkan tingkat kesehatan masyarakat akan semakin membaik,'' pungkas Feriandy.(gus)