
BAGANSIAPIAPI - Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan bertekad mempertahankan IPDN Kampus Riau tetap berada di Rokan Hilir. Sehingga, apapun usulan anggaran untuk IPDN, pihaknya tidak pernah mencoretnya.
Tekad tersebut dikatakannya didepan Tim Evaluasi Kementrian Dalam Negeri, Senin (18/1/2016) di IPDN Kampus Riau, Rohil di Ujung Tanjung.
Bahkan, waktu pendirian IPDN katanya, meski DPRD keberatan, karena aset awal gedungnya merupakan kantor DPRD yang lebih nyaman daripada gedung DPRD sekarang, tapi karena gengsi daerah dan merasa terpanggil, DPRD menyetujui menghibahkan lahan sekira 200 hektar, diantaranya untuk IPDN sekira 70 ha.
Pembebasan tanah sudah dilakukan, karena sebagai orang melayu, IPDN dianggap sebagai tamu yang takkan pernah pulang. “Tanah sudah dibayar, IPDN, tamu yang takkan pulang,” ujarnya.
Karena saat ini, pihaknya juga dipusingkan isu pindah kampus, sehingga dia minta kepada pihak Tim Evaluasi dari Kemendagri agar mempertahankan kampus itu, tetap berada di Rokan Hilir.
Sampai saat ini, DPRD mencatat, sudah Rp 472 miliar dana APBD Rohil digelontorkan untuk IPDN Kampus Riau di Rokan Hilir ini.
Meski keadaan Rohil dalam defisit anggaran dan harus melakukan rasionalisasi tahun ini Rp812 miliar, tapi kalau ada usulan anggaran dari IPDN, DPRD Rohil tidak mencoretnya. “Lihatlah kami dengan hati,” katanya mengatakan agar pemindahan tidak dilakukan. (Adv/DPRD)