SELATPANJANG - Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kepulauan Meranti M Edy Afrizal SE MH mendukung upaya pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) yang mendorong pemuda untuk berwirausaha.

Hal itu disampaikan M Edy Afrizal melalui rilis tertulisnya kepada GoRiau, Minggu (3/7/2016). Dalam rilis itu, Edy mengaku bahwa dirinya dan organisasi yang Ia pimpin sangat mendukung program dicanangkan pengurus KNPI yang baru terpilih ini.

"Program bagus harus kita dukung. Dengan semakin berkurangnya anggaran akibat rasionalisasi dari pemerintah pusat, dan adanya program dari KNPI ini saya rasa akan sangat berguna sekali," ujar M Edy Afrizal.

Menilik dari pernyataan Ketua DPD KNPI Kepulauan Meranti Hanafi SSos yang meminta pemuda Meranti berhenti bermimpi untuk menjadi honorer, Edy mengaku salut. Apalagi, Hanafi pernah menyampaikan bahwa uang yang dimiliki KNPI akan senantiasa mengalir ke PK KNPI yang mempunyai kegiatan, sebab memang target mereka untuk membesarkan pemuda Meranti.

Namun, Edy berharap, apa yang telah dicanangkan pengurus DPD KNPI yang baru ini hendaklah dimulai dari tubuh KNPI itu sendiri. "Saat ini saya lihat masih ada pengurus KNPI Kepulauan Meranti yang bekerja sebagai honorer di Pemkab. Jika ingin menularkan semangat enterpreneur kepada pemuda lain, wajib kiranya pengurus

Hal sama juga disampaikan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kepulauan Meranti Dedy Irawan.

Ternyata, apa yang dicanangkan KNPI ini rupanya juga menjadi program dari Hipmi. Dalam rilis tertulis tersebut, dituliskan Hipmi Meranti sendiri memang bertugas menggiring pemuda agar menjadi pengusaha. Tapi, entah faktor apa yang menghambat, sehingga sampai hari ini belum terlihat eksis baik dari Hipmi itu sendiri maupun dari pemuda 'giringan' Hipmi. "Bukannya teman di kabupaten tak mau jadi pengusaha, tapi kurangnya perhatian Pemkab melalui SKPD terkait untuk mengembangkan pengusaha muda. Kesannya seperti jalan di tempat," tutur Dedy.

Dalam kesempatan itu, Dedy pun menantang seluruh pengurus KNPI Meranti baik di kabupaten maupun kecamatan untuk mengundurkan diri jadi honorer dan terjun ke dunia usaha.

Semoga upaya dari KNPI mendapat dukungan dari banyak pihak, sehingga kedepannya cita-cita itu terwujud dengan maksimal.***