RENGAT - Senjata makan tuan, begitu orang menyebutnya. Hal itu dialami Idris alias Atan Diris (50) warga Dusun Katipo Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap Indragiri Hulu Riau. Ia tewas lantaran tertembak senapan angin miliknya sendiri, Senin (5/12/016) kemarin sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Awalnya pada, Minggu (4/12/2016) sore sekira pukul 17.00 WIB, korban bersama tiga orang rekannya, yaitu Zaiman (27), Syafrimadan (39) dan Gindo Firmansyah (26) pergi kehutan untuk menembak ayam hutan (ayam kate) ke Dusun Serangge Pabrik Desa Punti Kayu Kecamatan Batang Peranap. Masing-masing mereka membawa satu pucuk senapan angin.

Baca Juga: Pura-pura Beli Motor dan Bawa Kabur, Pria Asal Inhil Dibekuk polsek Kuala Cenaku

Sesampai dilokasi, tepatnya di areal perkebunan kelapa sawit didaerah itu, korban dan ketiga rekannya itu berpencar dengan jalan satu arah. Jarak masing-masing sekitar 10 meter.

Setelah sekian lama, tepat sekira pukul 01.00 WIB Senin (5/12/2016) dinihari, ketiga rekan korban mendengar suara tembakan senapan angin dari arah korban. Bersamaan dengan itu, terdengar korban menyebut atau megucapkan astaqfirullah.

Mendengar suara tembakan dan seruan itu, ketiga rekan korban yang juga saksi atas kejadian itu langsung berlari kearah korban dan menemukan korban dalam keadaan sudah terlentang. Sedangkan senapan angin milik korban tergeletak ditanah.

Baca Juga: TNI Bersama Rakyat, Danramil Air Molek dan Danpos Lirik Gelar Karya Bhakti

Begitu dicek rekan korban, mereka menemukan luka kecil pada tubuh korban dyang diduga akibat tertembak peluru senapan angin tersebut. Korban langsung dibawa ke rumah Marzuni Ani yang merupakan seorang perawat desa untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, ajal berkata lain, begitu diperiksa Marzuni, ternyata korban sudah tidak bernyawa. Begitu diperiksa perawat itu, dirinya juga menemukan luka kecil di tubuh korban, tepatnya pada perut sebelah kanan.

"Jasad korban sudah dijemput pihak keluarga dan telah dimakamkan pada, Senin (5/12/2016) sekira pukul 11.00 WIB. Hingga saat ini belum satupun pihak keluarga yang melaporkan insiden itu ke pihak kepolisian," ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui paur Humas Iptu Yarmen Djambak, Selasa (6/12/2016).

Baca Juga: Tabrak Truck, Pengendara Motor Sport tewas Terlindas

Kendati tidak ada pihak keluarga yang melapor, namun pihak kepolisian yang mendapatkan informasi tentang kejadian itu sudah memanggil para saksi untuk kepentingan penyidikan.

"Para saksi sudah kita panggil untuk dimintai keterangan. Dari keterangan para saksi, korban murni meninggal akibat tertembak senapan angin milik korban sendiri. Selain itu, kita juga telah mengamankan 1 pucuk senapan angin milik korban merk phanter sport air riflei dan 1 helai baju kaos milik korban," pungkas Yarmen menerangkan.*** #INHU