PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus memperketat pengawasan terhadap oknum warga maupun badan usaha yang masih nekat membuang sampah sembarangan. Tindakan tegas dan razia rutin digencarkan demi mewujudkan lingkungan kota yang bersih serta bebas dari tumpukan limbah.

Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra memastikan bahwa jajarannya tidak akan segan menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang sengaja merusak kebersihan kota. Saat ini, fokus pengawasan menyasar sejumlah titik rawan tumpukan sampah liar, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kampar.

"Kita razia terus. Sekarang ini rata-rata sampah itu di Pekanbaru itu yang di perbatasan. Di perbatasan Kampar yang orang ini bermain atau membuang sampah sembarangan sekarang ini," ungkap Reza, Selasa (14/7/2026).

Tim di lapangan terus bergerak menyisir lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat pembuangan ilegal. Salah satu penindakan terbaru dilakukan di kawasan Ecogreen, di mana petugas berhasil memergoki sejumlah kendaraan yang membuang muatan sampah secara sembunyi-sembunyi.

"Kemarin di Ecogreen itu kami sudah turun ke lapangan, banyak kami dapatkan mobil. Ini kami tindak langsung, tidak ada cerita lagi. Kemarin sudah dapat, dan kami tahan KTP-nya untuk mereka tidak akan mengulanginya lagi, langsung denda. Nanti malam kita lakukan pengawasan," tegas Reza.

Guna memaksimalkan upaya penertiban ini, pemerintah turut merangkul berbagai elemen masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Kolaborasi dengan pihak terkait juga terus diperkuat untuk membantu pemantauan langsung di lapangan, termasuk menjaga sterilisasi area jalan protokol kota.

"Intinya sama-sama menjaga lingkungan masing-masing. Terhadap jalan protokol, DLHK juga melakukan pengawasan. Kita juga berkolaborasi dengan LPS melakukan pengawasan di lapangan," tutupnya. ***