
PEKANBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau berhasil menyelesaikan 93,69 persen kegiatan fisik pada 2024, dengan fokus pada pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur perikanan. Kegiatan ini didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang Kelautan dan Perikanan senilai Rp18,5 miliar, yang bertujuan memperkuat kawasan sentra produksi pangan.
Kepala Dinas DKP Riau, Yurnalis, melalui Sekretaris DKP Riau, Fajriyani, menjelaskan pada Senin (30/12/2024) bahwa salah satu proyek utama adalah rehabilitasi Pelabuhan Perikanan Dumai, meliputi perbaikan dermaga, turap, dan jalan kawasan pelabuhan. Selain itu, pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan jalan lingkungan di kawasan pelabuhan Bagan Siapi-api juga menjadi prioritas.
Rencana pengembangan kawasan Pelabuhan Perikanan Bagan Siapi-api bertujuan mendukung aktivitas perikanan yang lebih terintegrasi. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan ekonomi biru melalui program Penangkapan Ikan Terukur (PIT), yang selaras dengan visi Asta Cita Kabinet Merah Putih.
"PIT dirancang untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkualitas, sekaligus memberikan kemudahan dan keberpihakan kepada nelayan kecil," ujar Fajriyani. ***