
BENGKALIS, GORIAU.COM - Kebakaran lahan yang terjadi sejak Senin (13/4/2015) lalu di Sei Pakning, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis sudah berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar. Berkat kerja keras Tim Damkar yang memadamkan api hingga pukul 02.00 dinihari, lokasi yang terbakar di Kampung Jawa dan sekitaran Jalan Lingkar Pakning itu kini hanya tinggal asap.
Sebelumnya masyarakat Sei Pakning mengkhawatirkan dari karhutla yang terjadi akan merambat ke pemukiman masyarakat, karena lokasi yang terbakar memang berdekatan dengan pemukiman.
"Alhamdulillah kebakaran sudah dapat diatasi,'' ujar Kepala BPBD-Damkar Bengkalis melalui Kabid Damkar, Suiswantoro, Rabu (15/4/2015).
Disebutkan Suis, saat bersamaan, kebakaran juga terjadi di lokasi lain seperti Dompas dan Pakning Asal Kecamaan Bukit Batu. Makanya kosenstrasi Tim Damkar terpecah untuk melakukan upaya pemadaman.Ia sedikit menyesalkan adanya pernyataan masyarakat yang mengatakan tim Damkar tak peduli dengan kebakaran yang terjadi di Kampung Jawa dan sekitarnya yang dikhawatirkan merambat ke pemukiman masyarakat.
"Tim Damkar bukan tak peduli, namun pada saat yang bersamaan kita juga melakukan pemadaman di beberapa titik seperti Dompas, Pakning Asal. Bahkan tim kita memadamkan api di Kampung Jawa hingga tengah malam pada Selasa kemarin," ungkap Suis.
Suis juga heran dengan kondisi cuaca yang tidak lagi panas terik, masih saja ada titik api. Ia menenggarai, masih ada masyarakat yang memeron ketika membersihkan lahan, yang memicu terjadinya karhutla.
Karena itu, ia minta kesadaran penuh masyarakat, untuk tidak melakukan pembakaran ketika membersihkan lahan. "Kita juga minta partisipasi masyarakat untuk dengan sukarela mau memadamkan api ketika api masih kecil, tanpa harus bergantung sepenuhnya kepada tim Damkar. Sebab terkadang kita harus memadamkan api di beberapa lokasi sehingga tak dapat langsung merespon ketika ada karhutla lagi di lokasi lain. Karena kalau api sudah membesar, akan lebih sulit memadamkannya," ungkap Suis sembari menjelaskan karhutla yang terjadi di Kampung Jawa itu berupa lahan kosong sekuas 2 hektar.(ail)