SELATPANJANG - Kecamatan Rangsangbarat, Kepulauan Meranti, Riau, sering terjadi kerusakan bangunan akibat angin yang berhembus kencang (puting beliung). Akibatnya, tak sedikit bangunan menjadi rusak parah.

Baca Juga: Puting Beliung Sebabkan Kubah Masjid di Anak Setatah Terpelanting ke Tanah

Seperti yang terjadi, Minggu (18/12/2016) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

Dua sekolah yang terletak di Jalan Kyai Kabiruddin Desa Segomeng Kecamatan Rangsang, Riau, SDN 6 dan MTs Islamiyah, mengalami kerusakan bagian atap. Untuk SDN 6, terjadi kerusakan bagian atap dan plafon 2 unit ruang kelasnya dan MTs Islamiyah juga mengalami kerusakan atap dan plafon untuk 3 unit ruang kelas.

Menurut Plt Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti M Edy Afrizal SE MH, atas kejadian ini kerugian diperkirakan mencapai Rp35 juta. "Kita sudah ke TKP dan berkoordinasi dengan kepala desa, kepala sekolah dan warga setempat," kata Edy Afrizal.

Menurut Edy juga, saat mereka berkoordinasi dengan Kepala Sekolah MTs Islamiyah, Benyamin SPdI, kerusakan atap dan plafon itu disebabkan angin kencang. Angin yang berhembus sekitar 15 tersebut telah mampu merusak bagian atas sekolah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Angin reda pukul 01.15 WIB dan tidak ada korban jiwa," tambah Edy.

Sebelumnya, angin kencang juga terjadi di Kecamatan Rangsangbarat. Waktu itu, Kamis (15/9/2016) tengah malam sekitar pukul 00.30 WIB, ketika angin kencang satu kubah masjid terpelanting dan jatuh ke tanah.

Selain merusakkan kubah masjid, angin kencang ini juga merusakkan beberapa parabola yang terpasang di rumah-rumah masyarakat. *** #Semua Berita Kep Meranti, Klik di Sini