RENGAT, GORIAU.COM - Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dissosnakertrans) Kabupaten Indragiri Hulu, melatih sekitar 20 orang difabel (penyandang cacat) dan eks trauma dari berbagai desa di Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengikuti pelatihan pembuatan batako. Kegiatan ini diselenggarakan sejak Selasa hingga Kamis (24-26/6/2014) di Desa Kuala Cenaku.
 Pelatihan ini merupakan wujud perhatian Pemkab Inhu melalui Dissosnakertrans terhadap para penyandang cacat dan eks trauma agar mereka mampu meningkatkan taraf hidup dan perekonomiannya.
 "Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, kaum difabel dan eks trauma mampu mengembangkan usaha pembuatan batako ini di tengah-tengah masyarakat. Sebab usaha tersebut masih sangat menjanjikan untuk meningkatkan ekonomi," ujar Kepala Dissosnakertrans Inhu Kuwat Widiyanto didampingi Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Penyandang Cacat dan Eks Trauma Alfiat, Kamis (26/6/214) via pesan elektroniknya.
 Selain dibekali keahlian membuat batako, sebut Alfiat, Dissosnakertrans Inhu juga memberikan bantuan peralatan kepada mereka untuk pencetakan batako, berupa angkong, cangkul, sekop, gergaji, sepatu boots, serta berbagai alat lainnya.
"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan tersebut, mereka akan termotivasi dan serius untuk mengembangkan usaha ini. Bahkan melalui Pekerja Sosial Masyarakat kita akan coba untuk melakukan pemantauan dari hasil pelatihan ini," ujarnya.jef