
BENGKALIS, GORIAU.COM - Menghadapi helat akbar Musabaqah Tilawatil Quran XXXI tingkat Provinsi Riau di Kota Bengkalis, 12 Desember mendatang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis mengajukan penambahan kuota bahan bakar minyak kepada pihak Pertamina.
“Sama ketika PON dan Lebaran Idul Fitri kemarin, untuk MTQ kita juga mengajukan penambahan kuota kepada Pertamina. Hal ini tidak lain untuk mencegah terjadi kelangkaan, mengingat konsumsi BBM pada momen-momen besar seperti MTQ cukup tinggi,” ujar Kepala Disperindag Kabupaten Bengkalis melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Alfachrulrazy kepada wartawan, Senin (26/11/2012).Usulan penambahan kuota atau DO BBM untuk menghadapi MTQ Riau sudah diajukan pihak Disperindag ke Pertamina sekitar akhir Oktober lalu. Berdasarkan pengalaman PON dan lebaran, biasanya penambahan tersebut akan diberikan menjelang akhir bulan.“Kalau di awal atau pertengahan bulan biasanya memang tidak ada persoalan karena DO yang dimiliki APMS masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Kelangkaan itu biasanya terjadi di akhir bulan,” ungkap Razi.Untuk PON kemarin, Pertamina menambah DO BBM untuk Pulau Bengkalis sebesar 50 Kl. Sementara untuk Lebaran Idulfitri 60 Kl. Sedangkan untuk MTQ Riau, tambah Razi, jika memang disetujui jumlahnya diperkirakan tidak akan jauh beda.Terkait adanya kebijakan pembatasan distribusi BBM bersubsidi oleh Pertamina ke SPBU sejak 25 November, sejauh ini belum berdampak terhadap kesedian premium di Pulau Bengkalis. Apalagi distibusi BBM di wilayah ini dilayani APMS, kuotanya sudah ada ketetapan.“Untuk kabupaten Bengkalis distribusi BBM lebih banyak dilayani APMS yang notabene kuotanya sudah ditentukan. Jadi ada tidaknya pembatasan distribusi ke SPBU, jatah atau kuota kita tetap sebanyak yang sudah ditetapkan," ungkap Razy. (jfk)