
PEKANBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mengklaim pembukaan jalur baru di Jalan Lobak, Kecamatan Binawidya, mampu mengurangi kemacetan hingga sekitar 50 persen, terutama pada jam sibuk pagi hari saat aktivitas sekolah dan kerja berlangsung.
Plt Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Sunarko, mengatakan efektivitas jalur baru tersebut terlihat dari berkurangnya titik persilangan kendaraan (crossing) yang selama ini menjadi penyebab utama antrean panjang di kawasan depan Sekolah Bintang Cendekia.
“Tujuan utamanya memang untuk mengurangi crossing. Kalau crossing berkurang, otomatis antrean juga turun. Dari pengamatan kami, penurunan kepadatan bisa sampai 50 persen, bahkan berpotensi lebih,” ujar Sunarko saat ditemui, Kamis (8/1/2026) sore.
Menurut dia, jalur baru yang menghubungkan Jalan Lobak ke kawasan Perumahan Pemerintah Daerah (Pemda) di Kelurahan Tobek Godang itu berfungsi sebagai akses alternatif untuk membuang arus kendaraan ke dalam kawasan permukiman. Dengan skema tersebut, kendaraan tidak lagi saling memotong arus di ruas utama.
Selain pembukaan jalur, Dishub juga menerapkan pengaturan lalu lintas tambahan berupa penyediaan drop zone khusus bagi aktivitas antar-jemput murid. Kebijakan ini bertujuan mengurangi kendaraan yang berhenti di badan jalan dan memicu perlambatan arus.
“Kalau crossing dikurangi dan drop zone tertata, maka kinerja ruas jalan menjadi lebih baik. Sekarang antrean tidak sepanjang sebelumnya, waktu tempuh juga lebih cepat,” kata Sunarko.
Ia menjelaskan, akses jalur baru tersebut dibuka secara terbatas mengikuti jam sekolah, yakni pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, Senin hingga Jumat. Kebijakan itu telah disepakati bersama warga sekitar agar tetap menjaga kenyamanan lingkungan permukiman.
“Warga sepakat, pagi hari jam enam sampai jam delapan dibuka. Itu untuk membuang antrean ke dalam. Di luar jam tersebut, pengaturannya menyesuaikan kondisi lalu lintas,” ujarnya.
Sunarko menambahkan, efektivitas rekayasa lalu lintas ini juga ditopang oleh kehadiran petugas Dishub yang disiagakan setiap pagi di titik rawan kemacetan. Pengawasan tersebut, kata dia, akan terus dilakukan untuk memastikan skema berjalan sesuai rencana.
“Petugas kita rutin ada di lapangan. Di titik-titik sekolah dan simpul macet, kami selalu hadir,” ucapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meresmikan pembukaan jalur baru di Jalan Lobak pada Senin (5/1/2025). Peresmian dilakukan di depan Sekolah Bintang Cendekia sebagai respons atas keluhan warga terkait kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk.
Agung menyebut Jalan Lobak menjadi salah satu ruas yang mendapat perhatian khusus karena tingginya volume kendaraan pada pagi dan sore hari. Ia menegaskan, pembukaan jalur baru tersebut merupakan langkah awal yang akan terus dievaluasi.
“Dua sampai tiga hari kedepan akan kita evaluasi efektivitasnya. Penanganannya kita lakukan bertahap,” ujar Agung saat peresmian.
Lurah Tobek Godang, Yasir Arafat, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kota Pekanbaru. Menurut dia, keberadaan jalur baru membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut lebih lancar dan aktivitas warga menjadi lebih nyaman.
“Jalannya sudah bagus dan sangat membantu. Warga menyampaikan terima kasih kepada wali kota,” kata Yasir. ***