
PEKANBARU – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau masih menunggu arahan lanjutan dari Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin, terkait tahapan teknis pemilihan periode 2026–2030.
Wakil Ketua I KONI Riau, Khairul Fahmi, mengatakan seluruh persiapan administrasi TPP pada prinsipnya telah rampung. Surat Keputusan (SK) pembentukan TPP bahkan sudah ditandatangani langsung oleh Iskandar Hoesin.
“TPP saat ini tinggal menunggu arahan dari Ketua Umum. SK sudah ada dan sudah ditandatangani oleh Pak Iskandar. Kemungkinan minggu depan akan ada pengarahan dari beliau,” ujar Khairul Fahmi saat ditemui di Kantor KONI Riau, Pekanbaru, Kamis (8/1/2026).
Meski demikian, Khairul menyebut masih ada sejumlah persyaratan yang perlu difinalisasi sebelum tahapan pemilihan resmi dimulai. Persyaratan tersebut berkaitan dengan kualifikasi bakal calon Ketua Umum KONI Riau.
“Masih ada beberapa persyaratan yang harus segera ditetapkan. Sebagian besar sebenarnya sudah dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) KONI Riau tahun lalu, tinggal sedikit lagi yang difinalkan,” katanya.
Ia menegaskan, TPP akan bergerak setelah mendapatkan arahan resmi dari Ketua Umum KONI Riau agar seluruh proses berjalan sesuai mekanisme dan aturan organisasi.
Dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum KONI Riau periode 2026–2030, sejumlah nama mulai mengemuka. Selain Iskandar Hoesin yang saat ini masih menjabat Ketua Umum KONI Riau, nama Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, juga disebut-sebut bakal maju dalam pemilihan tersebut.
Pemilihan Ketua Umum KONI Riau dinilai strategis karena akan menentukan arah pembinaan olahraga daerah menjelang berbagai agenda nasional pada periode mendatang. ***