
SELATPANJANG - Meski sibuk dengan aktivitas masing-masing, tidak menyurutkan niat pecinta vespa di Kepulauan Meranti, untuk selalu bersama. Setiap akhir pekan, seniman besi tua itu selalu ngumpul dan mengunjungi beberapa tempat untuk bersantai.
Panas terik, Minggu (6/3/2016) siang jelang sore menyengat kulit. Musim elnino saat sekarang ini memang membuat seakan matahari itu mendekatkan diri dengan bumi. Namun, di sepanjang jalan dari Selatpanjang menuju Jembatan Panglima Sampul Tebingtinggi Barat, berderet sepeda motor jenis vespa.
Pecinta vespa ini rupanya sengaja berkumpul dan bersantai bersama, sekedar melepas lelah setelah sepekan bekerja.
Titik kumpul pecinta vespa pada Minggu tanggal 6 Maret 2016 itu adalah di Jembatan Panglima Sampul.
Sampai di jembatan ini, mereka yang rata-rata tak muda bersantai dan bersenda gurau bersama. Keakraban yang ditunjukkan antara satu dengan menjelaskan bahwa hubungan emosional memang sudah terbangun dengan baik.
"Sebetulnya vespa di Selatpanjang sangat banyak. Namun, tak semuanya bisa ikut ngumpul," kata Ajo, sang dokter Vespa di Kota Sagu kepada GoRiau, Minggu sore itu.
Kata Ajo lagi, kebanyakan pemilik vespa di Selatpanjang mempunyai aktivitas masing-masing. Bebera pemilik bisa ikut berkumpul, sementara pemilik vespa yang lain disibukkan dengan aktivitas, sehingga jarang bisa bersama.
"Walau kadang tiap minggu ada 7 sampai 8 vespa saja, kita tetap mencari tempat kumpul. Sekedar berbagai cerita dan pengalaman. Ini juga untuk melepas beban fikiran atas pekerjaan yang dilakoni tiap minggu," ujar Ajo lagi.
Sejauh ini, kata Ajo, mereka baru mengunjungi tempat-tempat yang ada di Kepulauan Meranti secara konvoi. Namun nantinya, disampaikan Ajo lagi, rencananya mereka akan bersama-sama ke Sumbar, mengendarai vespa. "Ada rencana mau ke Sumbar, namun waktunya belum bisa kita pastikan," tutup Ajo. ***