RENGAT - Entah apa yang ada dibenak Effendi (40) warga Desa Talang Gedabu, Kecamatan Rakit Kulim, Inhu, Riau ini. Tak tahu apa motifnya, pria itu tega menganiaya Minam (30) seorang ibu rumah tangga yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.

Perbuatan tak senonoh itu dilancarkan pelaku di dapur rumah korban pada, Senin (9/1/2017) sekira pukul 11.55 WiB. Dimana saat itu suami korban tengah pergi kesekolah untuk menjemput anaknya.

Dari keterangan korban kepada pihak kepolisian, akibat perbuatan pelaku, korban mengalami memar pada bagian muka, bahkan hidung korban mengeluarkan darah. "Benar, akibat perbuatan pelaku, wajah korban memar dan hidung korban berdarah," ungkap Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Paur Humas Polres Iptu Yarmen Djambak menjawab GoRiau.com, Rabu (11/1/2017).

Dikatakan Yarmen, kejadian itu bermula saat korban tengah memasak, saat itu pula korban mendengar pelaku menanyakan dari depan rumah tentang keberadaan suaminya. "Nam, mana suamimu, tanya pelaku dan korban menjawab, pergi menjemput anak ke sekolah, jawab korban," seperti ditirukan Yarmen.

Mendapat jawaban itu, tak disangka-sangka pelaku masuk ke dapur rumah korban dan langsung mengatakan, 'apa yang bisa aku maling ya', tanya pelaku lagi.

Tak lama kemudian tanpa basa-basi, pelaku langsung memukul bagian wajah korban dengan tangannya, tepat dibawah mata sebelah kanan dan mengenai hidung korban sehingga berdarah. Mendapat perlakuan itu, korban langsung lari ke luar rumah sambil berteriak minta tolong.

Baca Juga: Terancam Hukuman Seumur Hidup, Tiga Pelaku Pembunuhan Tukang Urut di Inhu Mulai Disidangkan

Mendengar jeritan korban sambung Yarmen, warga setempat spontan berdatangan dan membuat pelaku panik, sehingga pelaku langsung kabur. "Korban langsung dibawa warga ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Tak terima dianiaya, korban langsung melaporkan hal itu ke Mapolsek Kelayang guna pengusutan lebih lanjut.

"Tidak tahu apa motif penganiayaan itu, namun saat ini pelaku yang kabur telah kita amankan dan akan diproses secara hukum. Terkait ada ungkapan pelaku tentang niatnya untuk mencuri sesuatu, hingga saat ini dapat dipastikan tidak satupun barang berharga milik korban yang hilang," pungkas Yarmen menjelaskan.*** #INHU