MEDAN - Kompol Agung Basuni dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Binjai. Pencopotan itu terkait kasus dugaan perselingkuhan Kompol Agung Basuni dengan perempuan bersuami berinisial L.

Dikutip dari Tribunmedan.com. Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Hadi Wahyudi, membenarkan Kompol Agung Basuni telah dinonaktifkan sebagai Wakapolres Binjai. Kasusnya sedang ditangani Propam Polda Sumut. 

"Wakapolres Binjai dinonaktifkan dari jabatannya," kata Hadi, Kamis (25/5/2023).

Hadi mengatakan, Agung Basuni dilaporkan JN kepada Propam Polda Sumut. JN menuduh Agung Basuni telah meniduri istrinya dan sering video call mesum dengan istrinya. Namun, belakangan JN malah mencabut laporannya.

"Kemarin pihak pelapor mencabut laporannya dan memaafkan prilaku terlapor," kata Hadi.

Belum diketahui, kenapa JN mencabut laporannya. Apakah JN mendapat tekanan dari pihak-pihak tertentu atau alasan lainnya.

Tribunmedan.com masih berupaya mengonfirmasi ulang JN, pengusaha jual beli sepeda motor yang sempat mengaku ingin Kompol Agung Basuni dipecat, karena diduga melakukan hubungan intim dengan istrinya.

Tak Masuk Kerja

Salah seorang PNS di Polres Binjai mengatakan, Kompol Agung Basuni sudah dua hari tidak masuk kerja dengan alasan sakit.

"Bapak sudah dua hari ini enggak masuk. Sakit beliau," kata PNS Polres Binjai, Rabu (24/5/2023).

Tribunmedan.com sudah berupaya menghubungi Kompol Agung Basuni dan mengirimkan pesan lewat WhatsAppnya.Namun tidak ada jawaban dan balasan.

Sementara itu, Kapolres Binjai, AKBP Hendrick Simatupang memilih bungkam ketika ditanya mengenai skandal anggotanya itu.

Belakangan, Tribunmedan.com justru dihubungi Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah.

Riswansyah mengatakan, bahwa kasus atasannya itu tengah ditangani Polda Sumut. 

"Persoalannya kan di Polda Sumut, biar dari sana saja memberikan keterangan," kata Riswansyah.

Video Call Mesum

Wakapolres Binjai, Kompol Agung Basuni dikabarkan kerap memamerkan kemaluannya kepada L, istri JN.

Kompol Agung Basuni juga disebut kerap mengirimkan pesan mesum ke wanita beesuami dan sudah punya anak itu.

Mantan Kasat Lantas Polres Sergai ini juga diduga memeloroti uang L.

“Bukan hanya dimainkan saja dia. Bahkan sampai keuangan pun dikoreknya. Uangku diambil istriku, dikasih ke dia. Uang diambil sampai aku enggak punya uang,” kata JN, Selasa (23/5/2023).

JN mengatakan, mantan Kasatpolair Polres Tanjungbalai ini juga sering meminta L memperlihatkan organ intimnya saat video call.

JN mengaku memiliki beragam bukti dan rekaman soal itu. Sehingga, JN kesal dan berencana melaporkan masalah ini ke Mabes Polri. Dia ingin Kompol Agung Basuni dipecat dari Polri.

"Dia sudah buka baju istriku, aku juga mau buka bajunya (dipecat)," kata JN kepada Tribunmedan.com.

Berawal Masa Pandemi

JN menuturkan, perselingkuhan antara Kompol Agung Basuni dengan istrinya berinisial L terjadi sejak tahun 2021 lalu, saat perwira menengah kepolisian itu masih menjabat sebagai Kasat Lantas di Polres Sergai.

Agung mendekati L saat gencar-gencarnya sosialisasi vaksin Covid-19. Di sinilah awal mulanya keduanya bertukar nomor handphone hingga berlanjut menjalin hubungan sampai ketahuan di April 2023.

Ia menduga, Kompol Agung Basuni dan istrinya juga telah bersetubuh. JN mengklaim telah mengantongi seluruh buktinya.

"Kemudian istri juga menangis, minta maaf dan mengakui semuanya," kata JN.

Pria yang berbisnis jual beli sepeda motor ini menceritakan, dugaan perselingkuhan antara keduanya ketahuan pada April lalu ketika JN menemukan handphone khusus istrinya untuk berkomunikasi dengan Kompol Agung Basuni.

Dia juga menemukan bukti foto-foto tidak senonoh Kompol Agung Basuni, diduga screenshot saat keduanya video call seks.

"Chat dari pagi ada seks, sampai dia menunjukkan organ di video call. Pengakuan ada, video ada," kata JN.

Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Dudung mengaku sudah menerima laporan JN. Dudung mengatakan, laporan JN sedang dalam proses pemeriksaan.

"Iya, laporannya sudah ada," kata Dudung.***