PEKANBARU - Dalam beberapa hari terakhir, kota Pekanbaru, Riau dikepung oleh onggokan sampah. Aroma busuk pun menyeruak. Ini disebabkan lantaran PT Multi Inti Guna (MIG) yang harusnya ditugasi mengangkut sampah bermasalah.

"Sesuai dengan hukum kontrak, kita akan putuskan. Itu lebih baik. Sanksi kontrak pemutusan sepihak. Blacklist sudah pasti. Setelah beberapa bulan berjalan, ternyata PT MIG tidak sanggup," ungkap Walikota Pekanbaru, Firdaus, Senin (6/5/2016) pagi.

Kepada GoRiau.com, Firdaus mengatakan, sampai hari ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Mitra outsourcing juga tidak bisa maksimal mengangkut sampah. "Semampu armada yang kita punya. Kita tetap turunkan armada kita," sambung dia.

Firdaus juga menyayangkan profesionalisme kerja PT MIG. "Kita berharap penanganan sampah lebih cepat, lebih baik dan lebih bersih. Nyatanya malah amburadul. Ini pertama kita outsourcing dengan pihak ketiga, hasilnya begini," tukas dia saat menghadiri pemusnahan Minuman Keras (Miras) di Polresta.

Pantauan di lapangan, tumpukan sampah masih jadi pemandangan 'mengerikan' hingga Senin pagi. Bahkan sudah dikerubuni lalat dan mengeluarkan aroma kurang sedap. ***