
BANJARNEGARA -- Yohana, wanita berusia 21 tahun, warga Desa Bakal, Kecamatan Bantur, Kabupaten Banjarnegara, tewas setelah ditusuk suaminya, Rendi, pada Ahad (29/8/2021) sore.
Dikutip dari Sindonews.com, wanita berparas cantik itu ditusuk suaminya menggunakan senjata tajam bertubi-tubi pada bagian leher dan tangan. Setelah menganiaya korban secara sadis, pelaku kabur dan masih dalam pengejaran polisi.
Kasus pembunuhan sadis ini diduga akibat persoalan ekonomi. Rendi yang merupakan pengangguran, mengamuk kepada istrinya karena tidak diberi jatah uang bulanan. Aksi pembunuhan itu dilakukan Rendi di jalan masuk Desa Bakal.
Saksi mata, Fauzan, menuturkan, peristiwa penusukan tersebut terjadi saat korban yang tengah pulang dari tempat pekerjaan, dihadang pelaku di tengah jalan menggunakan sepeda motor.
''Korban dan pelaku sempat bertengkar, lalu korban berteriak minta tolong,'' tuturnya.
Warga yang mendengar suara teriakan tersebut, langsung berlari menghampiri korban dan pelaku. Saat didatangi warga, kondisi korban telah mengalami luka parah di bagian leher dan tangannya.
Saat berupaya menghadang pelaku, agar tidak melarikan diri, Fauzan mendapat mendapatkan serangan menggunakan pisau yang dibawa pelaku. Saat Fauzan menghindari serangan tersebut, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor.
Korban yang mengalami luka parah akibat tusukan tersebut akhirnya dibawa ke Puskesmas, namun akibat lukanya terlalu parah, akhirnya korban meninggal dunia dalam perjalanan. Sebelum meninggal, korban sempat mengatakan bahwa pelakunya adalah suaminya sendiri.
Warga Desa Bakal, tempat asal korban sempat terbakar emosinya akibat kejadian ini, dan sempat berkumpul untuk menyerang dan membakar rumah yang diyakini warga adalah rumah sang suami korban, namun Kepala Desa Bakal, Mad Khurodin beserta perangkatnya berhasil meredam kemarahan warga.***