PEKANBARU, GORIAU.COM - Apa jadinya kalau seorang gubernur yang merupakan orang nonor satu dan menjadi tauladan di provinsi ini salah dalam memberikan alasan? Seperti yang terjadi pada sidang paripurna yang dilaksanakan di DPRD Riau, Senin (6/5/2013) sore tadi. Karena beralasan sakit, gubernur tidak datang pada paripurna penting yang mambahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah dan diwakili oleh Wakil Gubernur HR Mambang MIt.

Namun alasan sakitnya Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang disampaikan oleh Sekretaris DPRD, Zulkarnain Kadir kepada Ketua DPRD Riau, Drs HM Johar Firdaus tidak diterima oleh anggota DPRD Riau. Pasalnya, Senin pagi, gubernur masih terlihat sehat dan bisa menghadiri sebuah acara di Pangeran Hotel Pekanbaru.

Pada saat pembukaan sidang, anggota DPRD Riau, Zulkarnain Nurdin mempertanyakan kepada pimpinan sidang, kenapa saat paripurna LKPj, Gubernur yang seharusnya mempertanggungjawabkan hasil kerjanya, kok diwakili. Seharusnya, khusus untuk LKPj, tidak boleh diwakili karena merupakan pertanggungjawaban gubernur sebagai kepala daerah.

Namun Ketua DPRD setelah mendapat laporan dari Sekwan, dikatakan bahwa gubernur berhalangan hadir karena sakit. Karena itu, akhirnya sidang tetap dilanjutkan.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat, Noviwaldy Jusman mengkritik ketidakhadiran gubernur sebagai pembohongan publik, karena sebenarnya gubernur tidak sakit dan itu terlihat pagi tadi dimana gubernut bisa menghadiri sebuah acara di Pangeran Hotel Pekanbaru. (***/nti)