RENGAT - Sat Reskrim Polres Indragiri Hulu Riau terus memburu empat pelaku perampokan bersenjata api yang menggasak toko emas Rajawali di kawasan pasar Simpang IV Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Seberida pada, Kamis (15/12/2016) siang kemaren.

"Hingga saat ini, anggota masih melakukan penyisiran. Bahkan, tim dari Jatanras Polda Riau juga ikut membantu melakukan perburuan terhadap kawanan perampok bersenpi itu," ujar Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan SIK menjawab GoRiau.com, Jumat (16/12/2016).

Baca Juga: Door door.! Perampok Bersenpi Gasak Toko Emas Rajawali Belilas Inhu

Titik fokus penyisiran yang dilakukan yaitu, di seputaran areal perkebunan kelapa sawit yang ada Kecamatan Seberida. Karena, usai beraksi mereka langsung melarikan diri kearah Blok A yang merupakan daerah perkebunan.

"Medannya cukup sulit, apalagi di areal perkebunan kelapa sawit tersebut banyak persimpangan jalan. Saat menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan sepeda motor jenis Supra X dan Mega Pro," tutur Andrie.

Terkait jenis senjata yang digunakan pelaku, jika dilihat dari selonsong peluru yang ada di TKP, pelaku itu menggunakan senjata laras pendek jenis FN 16. "Mudah-mudahan para pelaku segera ditangkap," tegasnya.

Baca Juga: Uang Ratusan Juta dan 700 Gram Perhiasan Milik Toko Emas Rajawali Belilas Inhu Raib Diembat Rampok

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pelaku perampokan itu tergolong sangat nekat. Mereka beraksi disiang hari dan dilokasi dalam keadaan ramai.

Akibat kejadian itu, pemilik toko emas Rajawali yang diketahui bernama Roni Andrifo (30) warga Sumatera Barat itu menelan kerugian sekitar Rp530 juta lebih dalam bentuk 700 gram perhiasan emas dan uang tunai Rp180 juta.*** #INHU