PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Dianggap tidak berkontribusi terhadap desa, masyarakat empat desa di Kecamatan Bandar Petalangan melakukan penutupan terhadap akses jalan perusahaan PT Serikat Putra (SP), Selasa (1/9/2015).

Aksi yang dipimpin oleh tiga Kepala Desa (Kades) tersebut, melakukan penutupan terhadap akses jalan sebagai buntut ketidak pedulian perusahaan kepada masyarakat setempat.

Koordinator Lapangan, M Yunus Syam, menuding bahwa PT SP tidak memberikan kontribusi apapun terhadap masyarakat tempatan sejak perusahaan itu berdiri.

"Layaknya perusahaan perkebunan, PT SP ini tidak memberikan kebun pola kemitraan seperti pola KKPA kepada masyarakat," katanya.

M Yunus menambahkan, PT SP juga tidak pernah menjalankan program CSR nya. Meski telah lama beroperasi di Kecamatan Bandar Petalangan.

Kepala Desa Lubuk Raja, Eri Suparjan, menegaskan jika keberadaan PT SP sama sekali tidak memberikan dampak kesejahteraan apapun bagi masyarakat. Bahkan perusahaan sama sekali tidak menunjukkan hubungan yang baik dengan masyarakat.

"Sejak perusahaan ini berada di sini, konflik ini terjadi dan sama sekali tak pernah ada solusi," tegasnya.

Untuk itu, Kades Eri meminta kepada DPRD Pelalawan agar segera memberikan rekomendasi kepada Pemda Pelalawan untuk segera mentutup perusahaan tersebut.(***)