
BAGANSIAPIAPI, GORIAU.COM - Seringnya terjadi pemadaman listrik oleh PLN membuat warga Tanjung Medan, Rokan Hilir, Riau kecewa. Apalagi, hingga tiga hari puasa, PLN juga mematikan listrik saat warga akan berbuka puasa.
''Kami minta PLN lebih manusiawi. Jangan matikan listrik saat warga akan berbuka puasa. Harus ada solusi yang baik,'' ujar anggota Komisi A DPRD Rohil, Budi santoso didampingi Joto Bangun, Maston dan Krismanto kepada GoRiau.com, Sabtu (20/6/2015).
Ia meminta PLN tidak lagi melakukan pemadaman listrik selama bulan puasa khususnya di Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir. Pemadaman mendadak akan membuat aktifitas dan ibadah warga terganggu.
''Kami meminta jangan ada lagi pemadaman listrik. Jika memang ada gangguan jaringan, hendaknya sebentar. Jangan lagi pemadaman sampai berlangsung lama,'' ujarnya.
Budi mengungkapkan, kecamatan Tanjung Medan kerap terjadi pemadaman listrik. Karenanya, warga menjadi resah. Bahkan, sejumlah warga yang tengah menjalankan aktifitas berbuka puasa terpaksa berhenti karena suasana gelap.
''Kita sangat kecewa. Beberapa waktu lalu PLN mengaku tidak akan ada pemadaman. Parahnya, pas waktu berbuka bersama,'' tukasnya.
Sebaliknya, anggota DPRD Rohil, Krismanto mengungkapkan, di Kecamatan Pekaitan yang merupakan wilayah pemilihannya, warganya masih menggunakan peralatan genset karena belum terpasang jaringan listrik. Menurutnya, kesulitan itu sudah lama warga alami karena genset merupakan satu satunya alat penerangan baik dirumah maupun di mushalla. (amr)