TELUKKUANTAN - Menjelang puncak pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015, suhu politik di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kian memanas. Bahkan, fitnah terhadap pemerintah bukan hal asing bagi masyarakat.

Kondisi ini membuat Bupati Kuansing, H. Sukarmis angkat bicara. Sebagai kepala daerah, dirinya bukanlah kandidat yang sedang bertarung.

"Tapi, entah kenapa fitnah terhadap pemerintah kian menjadi-jadi," ujar Sukarmis saat melayur jalur di Desa Sungai Manau Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (19/11/2015) malam.

Salah satu fitnah yang berhembus, kata dia, terkait dengan posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing yang saat ini dijabat oleh Muharman.

"Entah angin darimana, tiba-tiba fitnah ini beredar begitu cepat. Begitu juga, ada yang sebarkan isu bahwa dua hari lagi Pak Sekda akan tertangkap. Ini sangat kita sayangkan," ujar Sukarmis.

Untuk itu, ia meminta seluruh masyarakat Kuansing agar tidak mudah percaya dengan tukang fitnah. Sebab, hal itu bisa mengganggu stabilitas daerah.

"Walau mereka memfitnah saya, memfitnah pemerintah, tak masalah. Saya doakan supaya tukang fitnah di Kuansing mendapat kelapangan dada dan cepat kaya. Tukang fitnah harus kita doakan kaya," pungkas Sukarmis.***