
PEKANBARU - Warga Jalan Bukit Rahayu, Perumahan BMP, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru Riau, geger, Kamis (26/11/2015) tadi malam. Pasalnya, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) penghuni komplek, ditemukan tewas bersimbah darah.
Warga RT01/RW03, Kelurahan Sail, Tenayan Raya, dibuat geger kamis tadi malam. Pasalnya ada penghuni komplek tewas bunuh diri. Dia adalah seorang IRT bernama Marsita (43). Marsita ditemukan tewas pertama kali oleh anaknya Leoni (23).
Leoni yang barusaja pulang bekerja kaget bukan kepalang, melihat tubuh ibunya tergeletak di lantai, persisinya di depan pintu kamar mandi. Saat itu, tangan kanan Marsita sudah berlumuran darah, sementara tangan kirinya masih mengenggam pisau cutter.
Leoni pun histeris seketika. Dia tak pernah menyangka, jika ibunya nekat bunuh diri, dengan cara menyayat nadi tangan kanannya dengan cutter. Kuat dugaan, Marsita sudah dalam kondisi tewas karena kehabisan darah, sebelum sang anak menemukan tubuhnya.
Leoni pun memberitahu para tetangga, yang kemudian dilanjutkan dengan menghubungi pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tenayan Raya, Pekanbaru, Provinsi Riau. "Dugaan kita, yang bersangkutan bunuh diri karena depresi," urai Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono.
Keterangan tersebut didapat polisi dari penuturan sang anak, yakni Leoni, yang mengatakan bahwa ibunya sering depresi, yang diduga menyoal urusan rumah tangga. Bahkan informasinya, aksi percobaan bunuh diri juga pernah dia lakukan sebelumnya, namun gagal. ***