
PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Masyarakat kota Pangkalan Kerinci yang sibuk, akhirnya diberi kesempatan mengurus e-KTP pada malam hari. Maklum, kebanyakan warga Pangkalan Kerinci adalah pegawai dan sebagian besar bekerja di pabrik bubur kertas RAPP dan sebagian lagi di perkebunan.
Pihak kecamatan Pangkalan Kerinci membuka kesempatan mengurus e-KTP malam hari ini guna mencapai target yang sudah ditentukan meski saat ini realisasi e-KTP sudah mencapai 80,79 persen.
''Sampai hari ini pelayanan e KTP malam hari memasuki hari keempat. Kami sengaja membuka pelayanan malam hari untuk masyarakat dengan harapan semua masyarakat di Pangkalan Kerinci memiliki e-KTP. Apalagi program e KTP ini ditarget rampung akhir Oktober mendatang,'' terang Camat Pangkalan Kerinci, Drs Novri Wahyudi, Kamis (27/9/2012).
Dia menyebutkan, realisasi perekaman hingga Rabu (26/9/2012) pukul 22.00 WIB sudah mencapai 25.933 jiwa dengan pencapaian 80,79 persen. Sedangkan e-KTP yang sudah siap dan tinggal menunggu waktu dibagikan kepada masyarakat mencapai 16 ribu keping e-KTP.
Jam ekstra pelayanan pada malam hari yang dimulai 4 hari terakhir ini dan sejak pertama launching juga telah dibuka pelayanan serupa dan sempat terhenti seiring mengendurnya masyarakat merekam data e-KTP, namun sekarang dibuka kembali mulai pukul 19.00-22.00 WIB sejak Senin-Kamis malam.
''Jadi tak ada alasan lagi bagi masyarakat yang belum mengurus e-KTP untuk tidak mengurusnya. Karena jika tidak sempat siang hari karena bekerja bisa mendatangi kantor camat pada malam hari. Syaratnya tentu harus mengantongi KTP SIAK atau paling tidak sudah ada KK SIAK, karena di KK baru itu sudah memiliki NIK yang menjadi dasar perekaman data e-KTP,'' jelas Novri.
Camat juga menghimbau masyarakat, hingga karyawan perusahaan serta anak sekolah yang usianya 17 tahun untuk segera mengurus e-KTP mengingat batas waktu sementara yang ditetapkan pemerintah sampai Oktober mendatang.''Merekam data e-KTP itu tak sampai 5 menit, malah kurang dari itu. Ya saya himbau warga secepatnya mengurusnya sebelum terlambat. Karena saat semua proses digratiskan,'' tegasnya.(kst)