
PEKANBARU - Ketua DPRD Riau, Yulisman mendukung penuh semua program pemerintah yang berkaitan dengan upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona. Hal tersebut dia sampaikan menanggapi rencana vaksinasi kepada remaja usia 12-17 tahun dan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro Darurat (PPKM Mikro Darurat).
"Kalau pemerintah sudah mengeluarkan imbauan dan menyiapkan regulasi, tentu kita sebagai warga negara wajib melaksanakannya, sebagai bentuk upaya memutuskan mata rantai," ujar Yulisman, kepada GoRiau, Rabu (30/6/2021).
Dari segi anggaran, Yulisman mengaku belum tahu karena pihaknya masih menunggu regulasi yang sedang disiapkan pemerintah. Makanya, dia tidak tahu apakah anggaran akan didrop dari pusat atau dilakukan refocusing anggaran.
"Kita semua tentu maunya bisa selesai segera, kalau soal ekonomi, pemerintah pasti sudah ada kajian. Ekonomi adalah prioritas, karena kesehatan dan ekonomi sama-sama penting," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah akan menerapkan sejumlah pembatasan dalam pemberlakuan aturan-aturan baru tersebut tertuang dalam salinan dokumen hasil Rapat Koordinasi Terbatas yang diterima CNNIndonesia.com.
Dalam salinan dokumen draf tersebut, PPKM Mikro kali ini rencananya akan dimulai pada Jumat (2/7). Pengetatan pembatasan bakal berlaku selama 19 hari.
"Pengetatan Ketentuan PPKM Mikro 'Darurat' 2 s.d. 20 Juli 2021 di RT/RW pada Desa/Kelurahan di Kabupaten/Kota yang ditetapkan oleh masing-masing Gubernur, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (evaluasi setiap 2 minggu)," dikutip dari salinan dokumen yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (29/6).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan pernyataan terkait vaksinasi Covid-19 untuk anak dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/6/2021).
Jokowi bersyukur lantaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau EUA untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12-17 tahun.
"Sehingga vaksinasi untuk anak-anak usia tersebut bisa segera dimulai," ujarnya. ***