
PEKANBARU – Manajemen PLTA Koto Panjang menyampaikan perkembangan terbaru kondisi debit air Waduk Koto Panjang Kabupaten Kampar, Rabu (14/1/2026) pukul 07.00 WIB. Data pemantauan menunjukkan terjadi penurunan elevasi waduk yang berkaitan dengan dinamika debit air masuk dan keluar.
Berdasarkan catatan operasional, elevasi Waduk Koto Panjang berada di angka 81,49 meter di atas permukaan laut. Angka tersebut turun sekitar 10 sentimeter dibandingkan sehari sebelumnya pada waktu yang sama yang tercatat 81,59 meter di atas permukaan laut.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa pada waktu pengukuran tersebut debit air masuk atau inflow ke waduk mencapai 374,37 meter kubik per detik.
“Sementara debit air keluar melalui turbin atau outflow tercatat sebesar 228,09 meter kubik per detik,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sebelumnya manajemen PLTA Koto Panjang telah melakukan pembukaan pintu pelimpah waduk atau spillway gate Selasa (30/12/2025) pukul 10.00 WIB melalui mekanisme early release setelah pembahasan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan dan sesuai prosedur yang berlaku.
Pada tahap awal, spillway dibuka dengan total dua pintu masing-masing setinggi 50 sentimeter. Berdasarkan tabel buangan air, bukaan tersebut setara dengan debit outflow spillway sekitar 134 meter kubik per detik, sehingga total debit keluar waduk merupakan gabungan dari aliran turbin dan spillway.
Menurut Dhani, langkah early release diambil untuk menjaga keseimbangan inflow, outflow, dan elevasi waduk. Hal ini dilakukan karena kondisi operasional PLTA Koto Panjang saat ini hanya mengoperasikan dua unit pembangkit sehingga kapasitas debit keluar melalui turbin belum maksimal.
“Pemantauan debit air waduk dan aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara intensif dengan menyesuaikan dinamika inflow dan elevasi waduk,” jelasnya.
Manajemen PLTA Koto Panjang kembali mengimbau masyarakat di wilayah hilir waduk dan sepanjang aliran Sungai Kampar agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas, serta mengikuti informasi resmi dari pihak PLTA dan instansi terkait.
Pemantauan debit air akan terus dilakukan secara berkala dan perkembangan kondisi waduk akan disampaikan sesuai situasi lapangan. ***