PEKANBARU, GORIAU.COM - Harapan Riau untuk menambah koleksi emas di cabang tenis lapangan akhirnya kandas. David Agung yang turun di nomor tunggal putra tidak bisa berbuat banyak ketika dikalahkan Wisno Adi Nugroho dari Jawa Tengah pada partai final di lapangan tenis PTPN V, Rabu (19/9/2012).

David kalah dengan skor 0-2 (5-7, 3-6) atas Wisnu. Hasil ini memastikan Riau hanya menambah koleksi medali perak. Hasil ini cukup mengecewakan, karena David memang diharapkan mampu merebut emas di nomor ini.

Set pertama, David harus tunduk dengan skor 5-7, begitu juga dengan set kedua, Wisnu berhasil menyelesaikan game dengan skor 6-3. Secara kualitas, keduanya memiliki kemampuan yang merata. Namun, kekalahan David sering disebabkan kesalahan yang seharunsya tidak perlu diulang-ulang.

David lebih sering menanti pukulan atau kembalian bola dekat di sisi net. Hal ini tentu nilai plus tersendiri bagi Wisnu dengan melakukan smash kencang. Kesalahan ini tidak dilakukannya sekali, namun sering. Ditambah David cukup tergesa-gesa dalam permainan. Sementara Wisnu mampu membawakan game demi game dengan tenang.

Ketinggalan poin bagi Wisnu bukan suatu alasan untuk bermain tegang, namun hal sebaliknya malah dilakukan David. Sorakan yel-yel dari para suporter yang mendukung David (Riau) tidak mampu mengubah keadaan.

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Lawan Tenis Indonesia (Pelti) Riau, Sukino Mus, usai pertandingan mengatakan, dari segi permainan seimbang. "Namun memang kondisi fisik juga mempengaruhi. Dimana faktanya Wisnu jauh lebih bertahan memasuki set-set akhir dibanding David," tukasnya.(*/rsc)