PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Dalam era millenium saat in, program unggulan Millenium Development Goals (MDGs) memang telah menjadi tema pokok pembangunan nasional. Khususnya dalam bidang kesehatan. Program MDGs mempunyai sasaran tertentu yang bertujuan untuk mempercepat laju pertumbuhan dan pencapaian pembangunan derajat kesehatan masyarakat.

"Dalam program MDGs, ada delapan tujuan sasaran umum yang terjabarkan dalam program tersebut," jelas Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Drs Darwis Alkadam M.Si, pada wartawan di Pangkalan Kerinci, Selasa (19/3/2013).

Darwis mengatakan bahwa delapan tujuan itu diantaranya yakni memberantas kelaparan dan kemiskinan yang ekstrim, memperoleh pendidikan dasar, mempromosikan persamaan gender dan pemberdayaan perempuan, mengurangi jumlah kematian anak, meningkatkan kesehatan maternal (kesehatan ibu), memerangi infeksi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya, menjamin kelangsungan lingkungan hidup serta mengembangkan kerjasama global untuk pembangunan.

"Dan kesemuanya itu, terkait erat dengan tugas dan pokok Dinas Kesehatan. Soalnya, dari delapan sasaran umum itu, dikembangkan melalui program Ditjen Bina Kesmas, Kementerian Kesehatan RI, dengan lima tambahan sasaran utama MDGs," ungkapnya.

Lima sasaran utama MDGs itu, lanjutnya, diantaranya yakni meningkatkaan cakupan antenatal, meningkatkan cakupan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih, meningkatkan cakupan neonatal, meningkatkan prevalensi kurang gizi pada balita serta meningkatkan tingkat kunjungan penduduk miskin ke puskesmas.

"Jadi dalam rakor nanti kita menginginkan adanya kesinkronan program kerja antara Diskes dan puskesmas dalam meingkatkan pelayanan pada masyarakat sesuai dengan pokok-pokok di MDGs itu. Misalnya, kita memiliki program seperti ini untuk menangani gizi buruk maka puskesmas mempunyai program seperti apa untuk menangani hal yang sama," jelasnya.

Saat ini, masih kata Darwis, Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan terus mengintensifkan program-program kerja yang sejalan dengan sasaran Millenium Development Goals (MDGs). Dan salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pengarahan dan pembinaan terhadap para bidan desa. Artinya memang program-program kerja tersebut harus sejalan dengan MDGs itu sendiri.

"Untuk di atas, kita sudah meminta para bidan agar terus meningkatkan usaha-usaha pencegahan dengan melakukan pembinaan kepada para ibu hamil. Soalnya, kondisi yang diharapkan pada MDGs pada tahun 2015 adalah angka kematian ibu kurang dari 102 per 100 ribu kelahiran hidup, dan angka kematian bayi kurang dari 23 kasus per 1000 kelahiran hidup," terangnya.

Ditambahkannya, dan untuk mewujudkan hal ini memang tak bisa dipungkiri perlu memperkuat kerjasama lintas sektor karena program-program yang tidak terlepas dari pokok-pokok MDGs ini juga sesuai dengan RPJMD Pelalawan. Karena itulah, dirinya berharap pada pihak-pihak terkait agar dapat terus bahu-membahu untuk tetap secara bersama-sama mendukung pencapaian itu. (ilm)