
SELATPANJANG – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke-17 Tahun 2025 yang digelar khidmat di Halaman Kantor Bupati Selatpanjang, Jumat (19/12/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema "Berkolaborasi Menuju Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera", sebagai refleksi semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Dalam amanatnya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para tokoh penggagas serta pejuang pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menegaskan bahwa berdirinya Meranti sebagai daerah otonom tidak terlepas dari pengorbanan dan perjuangan para pendahulu, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.
"Kepada para almarhum tokoh pejuang pemekaran yang telah mendahului, mari kita doakan semoga Allah Subhanahu Wa Taala meridhoi dan membalas segala amal kebaikannya serta menempatkan mereka di surga Jannatun Naiim," ujar Asmar dengan penuh haru.
Bupati Asmar menuturkan, perjalanan 17 tahun Kabupaten Kepulauan Meranti telah menunjukkan proses pendewasaan daerah dengan berbagai capaian pembangunan di berbagai sektor. Namun demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dan kekurangan yang harus dibenahi secara bersama-sama. Menurutnya, pembangunan Meranti senantiasa berpijak pada nilai kearifan lokal, Islam, dan modernisasi yang berjalan beriringan sebagai satu kesatuan yang utuh.
"Menjadikan Melayu dan Islam sebagai jati diri merupakan kewajiban dalam menjalankan pemerintahan, agar identitas daerah tetap terjaga di tengah arus globalisasi," tegasnya.
Lebih lanjut, Asmar menekankan bahwa peringatan hari jadi ke-17 ini menjadi momentum refleksi untuk melihat masa lalu, mengevaluasi kondisi saat ini, serta memproyeksikan masa depan Kabupaten Kepulauan Meranti agar tetap berada pada arah dan tujuan yang benar. Seluruh langkah tersebut, katanya, bermuara pada terwujudnya visi besar Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, desa, dunia usaha, BUMN dan BUMD, hingga seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mengimplementasikan strategi dan program pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Upacara peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Kepulauan Meranti ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bupati, dan unsur Forkopimda. Bantuan tersebut meliputi Bantuan OSR (Organization Social Responsibility) serta Bantuan JKM (Jaminan Kematian) dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Dumai, sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat.
Paripurna Istimewa Hari Jadi Kepulauan Meranti
Usai upacara, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-17 dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti yang digelar di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti. Rapat tersebut dihadiri Bupati Asmar bersama Wakil Bupati Muzammil Baharudin, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menegaskan bahwa eksistensi Kabupaten Kepulauan Meranti hingga usia 17 tahun bukan semata-mata hasil narasi politik atau strategi pembangunan, melainkan atas limpahan rahmat dan kasih sayang Allah SWT.
"Meranti ada, bertahan, dan berkembang karena hembusan kasih sayang Allah yang dicurahkan di atas negeri ini," ungkapnya.
Di tengah dinamika fiskal nasional, Asmar menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD berhasil menjaga ritme pembangunan daerah. Salah satu capaian yang membanggakan adalah diraihnya Universal Health Coverage (UHC) Award 2025, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Khalid Ali, SE, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak tahun 2024 hingga 2025, DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati sebanyak 16 Peraturan Daerah, dengan empat di antaranya merupakan Perda inisiatif DPRD.
"Perda yang disahkan diharapkan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas," ujarnya.
Rapat Paripurna Istimewa tersebut semakin khidmat dengan pemutaran video dokumentasi perjalanan pemekaran dan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti selama 17 tahun terakhir, yang menggambarkan dinamika, perjuangan, serta harapan besar menuju Meranti yang semakin maju di masa depan. ***