
PERAWANG, GORIAU.COM - Sukses meraih prestasi pada film perdananya ''Doa Ibu'', kini Sakat Production, Tualang Perawang, Siak, Riau kembali menghadirkan film ''Zapin'' yang diangkat dari kisah budaya Melayu Riau yang memiliki tarian Zapin. Tarian tradisional yang mulai tergerus oleh banyaknya tari alternatif yang berkembang, diangkat lewat kisah seorang penari yang berkeinginan untuk mengembalikan tarian Zapin tetap hidup di negeri Melayu.
Film fiksi budaya ''Zapin'' mengangkat batang terendam segera dilaunching untuk menggugah perhatian semua pihak yang ingin melestarikan budaya Melayu yang kaya akan nilai-nilai kehidupan.''Ya mungkin sedikit banyak memang kesuksesan film doa ibu cukup menjadi faktor yang kuat dalam terealisasinya film kedua kami ini,'' Tutur Oche Akim, salah satu aktor utama yang berperan dalam dua film tersebu kepada GoRiau.com, Sabtu (14/2/2015).Sekedar informasi, Doa ibu ini sendiri merupakan film pertama dari rumah produksi Sakat Production yang bermarkas di Jalan Batin Galang, Desa Tualang Perawang ini. Dalam kiprah di dunia festival film tingkat Provinsi tahun 2013 lalu, mereka mampu merengkuh sebagai juara 2 kategori film pendek yang di adakan oleh Dewan Kesenian Riau tersebut.Meskipun dari segi teknis pada saat itu mereka memang bekerjasama dengan salah satu kru professional Sagara Entertainment Universitas Lancang Kuning, tapi raihan ini tetap mendapat acungan jempol dari beberapa pihak, mengingat mulai dari draft script hingga para pemain, mereka sendiri yang tak lain tak bukan, masih dikategorikan sineas pemula pada saat itu yang langsung mengambil alih tanpa campur tangan pihak profesional.''Ya sempat syok yaa, ini film pertama kami, eh rupanya langsung nenteng piala aja pas pulang, untung gak nggak ada yang pingsan para krew pada saat itu, (ketawa),'' seloroh aktor yang juga seorang pelawak teeatrikal itu.Seperti yang dituturkan oleh salah satu editor dari Sagara Entertaiment, Syahrul. Menurutnya para anggota dari Sakat memang memiliki daya juang yang tinggi dalam belajar sesuatu, alhasil mereka memang layak mendapatkan hasil dari antusias mereka terhadap dunia film ini. ''Ya saya rasa tak ada hasil yang lebih pantas dari sebuah perjuangan yang keras dalam belajar selain membawa sbuah trophy atau penghargaan kerumah,'' ucap syahrul yang mengarah pada raihan doa ibu pada saat itu. (wa)