DUMAI, GORIAU.COM - Pemerintah kota Dumai melalui Dinas Kesehatan (Diskes) meningkatkan pengawasan dan pencegahan penyakit demam berdarah (DBD) yang terjadi dilingkungan Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan. 

Kepala Diskes Dumai Marjoko Santoso kepada GoRiau.com Rabu (22/1/2014) menyatakan, pihak medis dari Puskesmas setempat dibantu petugas kesehatan telah turun ke lingkungan Kelurahan Ratu Sima untuk melakukan penanganan.

"Karena ada laporan terjadi kasus demam berdarah, kita telah turunkan petugas dan melakukan penanganan serta sosialisasi pencegahan demam berdarah di tengah lingkungan masyarakat," kata Marjoko.

Menurutnya, petugas yang turun juga melakukan pengasapan fogging ke rumah-rumah warga dengan berkoordinasi aparat RT setempat untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk Aides Aigepty.

Hasil pengamatan petugas, diakui Marjoko di sekitar lingkungan masyarakat sejauh ini belum terkendali kebersihannya serta saluran air tersumbat yang memungkinkan tempat sarang nyamuk berkembang biak.

"Kita sosialisasikan juga kepada masyarakat program 3M plus, yaitu menguras, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang yang dapat menampung air hujan. Kemudian menaburkan bubuk abate di tempat air," terang Kadis.

Dia menjelaskan, upaya lain yang disosialisasikan pihaknya ialah dengan menyarankan warga untuk memelihara ikan pemakan jentik dan mencegah gigitan dengan selalu memakai obat anti nyamuk atau memasang kawat kassa pada jendela dan ventilasi rumah.

"Nyamuk ini bisa hidup di daerah yang kotor dan tidak terjaga kebersihannya, dan karena itu kita telah sampaikan kepada warga agar selalu membersihkan lingkungan dan menerapkan 3M Plus untuk mencegah terkenanya penyakit demam berdarah ini," ungkap Marjoko.

Disebutkannya, untuk pencegahan penyakit yang kerap muncul musiman penghujan ini, Diskes Dumai telah mengupayakan melalui berbagai program tindakan dan sosialisasi dengan melibatkan para kader Posyandu dan Puskesmas serta petugas medis kesehatan.(egy)