DAYUN, GORIAU.COM - Danau Zamrud, Kecamatan Dayun, Siak tidak lagi bisa diandalkan sebagai tempat bergantung para nelayan. Pasalnya, jumlah iklan di danau ini semakin menurun dan nelayan juga sudah tidak bisa mendapatkan ikan dalam jumlah yang diharapkan. Danau Zamrud tak lagi menjadi surga bagi nelayan setempat.

Jika selama ini, seorang nelayan bisa membawa 20 - 30 kg ikan setiap hari, saat ini kondisi itu tidak akan pernah ditemui, kalau pun bisa membawa pulang 5 kg ikan, itu sudah sangat luar biasa.

Pengakuan salah seorang nelayan bernama Mail, kepada GoRiau.com, kondisi Danau Zamrud sudah tidak memungkinkan lagi sebagai tempat mencari nafkah. Dengan sedikitnya jumlah ikan yang bisa ditangkap, sudah tidak sesuai dengan kebutuhan hidup nelayan.

''Kalau sekarang bisa membawa pulang 5 kg ikan sudah bagus. Sebelum ini, kondisinya masih stabil, rata-rata satu hari bisa membawa 20 - 30 kg ikan,'' aku Mail.

Sementara itu, nelayan lainnya, Buyung mengatakan, danau saat ini mengalami pendangkalan dan itu bisa dibuktikan dengan menancapkan dayung sampan. Bahkan saat ini, jelasnya, dengan panjang dayung 1 meter saj sudah bisa menjumpai sebagian dasar danau.

Hal senada juga diungkapkan Samsi, warga Danau Zamrud Desa Dayun. Samsi yang sudah 13 tahun hidup diatas danau kadang mulai sulit mendapatkan ikan untuk kebutuhan sehari-hari.

''Dulu satu lukah bisa terisi 3 kg ika, tapi sekarang dari 15 lukah yang dipasang hanya 3 lukah yang berisi, itu pun isinya paling 3 ekor ikan kecil. Danau Zamrud ini semakin dangkal, jangankan pompong, sampan kecil saja lewat kadang kandas saat melewati danau tersebut,'' ungkap Samsi. (sks)