
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Kanker Serviks merupakan kanker terganas nomor dua setelah Kanker Payudara. Jumlah penderita kanker serviks di Indonesia sangat tinggi. Bahkan menurut WHO pada tahun 2030 akan terjadi lonjakan penderita kanker di Indonesia sampai tujuh kali lipat.
Untuk penderita kanker serviks, setiap tahun tidak kurang dari 15.000 kasusterjadi di Indonesia. Itu membuat kanker serviksdisebut sebagai penyakitpembunuh wanita nomor 1 di Indonesia. Mencegah agar hal tersebut tidak terjadi di Negeri Seribu Parit, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir (Inhil), H Alimuddin RM mengingatkan kepada kaum wanita untuk selalu menjaga kesehatan dan melakukan pendektesian sedini mungkin.
Hal tersebut dikatakan, Alimuddin saat membuka sosialisasi dan edukasi tentang kanker serviks yang di taja oleh Kopri yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Inhil, di Lantai 5 kantor Bupati Inhil, Rabu (12/11/2014).
''Karena kanker serviks sulit dideteksi, tentu akan lebih baik jikamasyarakat memiliki kesadaran dini untuk melakukan skrining kesehatansebagai upaya pencegahan,'' kata Sekdakab.
Ia juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Inhil, akan terus memberi dukungan untuk pencegahan penyakit ini menyerang wanita di Inhil. Untuk itu, ia sangat berharap, organisasi perempuan yang mengikuti sosialisasi ini untu menyebarluaskan informasi yang telah didapat kepada masyarakat luas.
''Ibu-ibu yang hadir pada kesempatan ini, setelah mengikuti sosialisasi tolong disampaikan kepada teman, kerabat atau keluarganya tentang bahaya kanker serviks ini. Dengan begitu akan lebih banyak yang mengetahui, karena mencegah jauh lebih baik dari mengobati,'' tutup Alimuddin.(ayu)